Metapos.id, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menyebut situasi politik dan keamanan menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka masih terkendali.
Dudung mengatakan pemerintah tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terjaga menjelang agenda pembacaan putusan.
“Saya lihat situasi kondisi politik saat ini adem ayem lah kalau menurut saya, artinya kondusif,” kata Dudung di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Pemerintah, lanjut Dudung, juga menjalin komunikasi dengan jajaran aparat keamanan di sejumlah wilayah. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Kita juga berkoordinasi secara langsung juga kepada aparat-aparat terkait, termasuk situasi di wilayah,” ujarnya.
MK Jadwalkan Pembacaan Putusan Malam Ini
Mahkamah Konstitusi dijadwalkan menggelar sidang pembacaan putusan perkara gugatan mengenai syarat pendidikan Gibran pada Selasa (6/10/2026) malam.
Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB di Gedung MK RI, Jakarta.
Sebelumnya, Wakil Ketua MK Saldi Isra mengingatkan seluruh pihak untuk ikut menjaga suasana tetap tenang setelah rangkaian persidangan selesai.
Saldi meminta para pihak yang terlibat dalam perkara maupun masyarakat memberikan ruang kepada hakim konstitusi untuk menjalankan tugasnya secara independen.
Ia juga mengingatkan publik agar tidak larut dalam perdebatan opini yang saling berseberangan di luar ruang sidang. Menurutnya, suasana yang kondusif diperlukan agar majelis hakim dapat mempertimbangkan perkara tanpa tekanan dari luar.
Karena itu, masyarakat dan seluruh pihak terkait diharapkan tetap menghormati proses persidangan serta menunggu putusan MK sesuai mekanisme hukum yang berlaku.







