Friday, August 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

metaposmedia by metaposmedia
3 January 2023
in Ekbis
OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

JAKARTA,Metapos.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat akumulasi kinerja industri keuangan non bank (IKNB) pada 2022. Di periode ini, pendapatan premi sektor asuransi selama periode Januari sampai dengan November 2022 mencapai Rp280,24 triliun.

Jumlah itu tumbuh sebesar 0,44 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

BACA JUGA

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono merinci, akumulasi premi asuransi umum yang tumbuh sebesar 14,06 persen yoy selama periode yang sama, menjadi Rp106,91 triliun per November 2022.

“Namun demikian, akumulasi premi asuransi jiwa turun 6,45 persen yoy dibanding periode sebelumnya, dengan nilai sebesar Rp173,33 triliun per November 2022,” papar Ogi dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK yang dilakukan secara virtual, Senin 2 Januari.

Industri asuransi jiwa dan asuransi umum mencatatkan risk based capital (RBC) masing-masing sebesar 479,88 persen dan 324,34 persen.

“Meskipun RBC dalam tren yang menurun dan RBC beberapa perusahaan asuransi dimonitor ketat, namun secara agregat RBC industri asuransi masih berada di atas threshold sebesar 120 persen,” kata Ogi menambahkan.

Dari sektor multifinance, OJK mencatat outstanding piutang pembiayaan tumbuh 12,96 persen yoy pada November 2022 menjadi Rp409,5 triliun, didukung pembiayaan modal kerja dan investasi yang masing-masing tumbuh 32,8 persen yoy dan 23,1 persen yoy.

Sementara itu profil risiko perusahaan pembiayaan masih terjaga dengan rasio non performing financing (NPF) tercatat turun menjadi 2,48 persen.

“Pada periode ini, gearing ratio perusahaan pembiayaan yang tercatat sebesar 2,01 kali atau jauh di bawah batas maksimum 10 kali,” pungkas Ogi.

Untuk sektor dana pensiun, lanjut Ogi, tercatat mengalami pertumbuhan aset sebesar 5,06 persen yoy, dengan nilai aset mencapai Rp341,87 triliun.

Sedangkan kinerja fintech peer to peer (P2P) lending pada November 2022 masih mencatatkan pertumbuhan dengan outstanding pembiayaan tumbuh sebesar 72,7 persen yoy, dan meningkat sebesar Rp960 miliar dibandingkan posisi per Oktober 2022 menjadi Rp50,3 triliun.

“Sementara itu, tingkat risiko kredit secara agregat tercatat menurun menjadi 2,83 persen,” imbuh Ogi.

Namun demikian, lanjutnya, OJK mencermati tren kenaikan risiko kredit dan penurunan kinerja di beberapa fintech P2P lending.

Tags: Metapos.idOJK
Previous Post

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Pelindo Pastikan Terapkan Langkah Antisipasi di Seluruh Terminalnya

Next Post

Gandeng Bank Nobu, Ditjen AHU KemenkumHAM Akan Terima PNBP melalui QRIS

Related Posts

PLN
Ekbis

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

6 August 2026
Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC
Ekbis

Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC

6 August 2026
purbaya
Ekbis

Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

5 August 2026
Halal Indo 2026
Ekbis

Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Kreator Bangun Ekosistem Halal Nasional

5 August 2026
Malaysia
Ekbis

Malaysia Pimpin Daftar Negara Terbaik bagi Digital Nomad pada 2026

4 August 2026
Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University
Ekbis

Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University

4 August 2026
Next Post
Gandeng Bank Nobu, Ditjen AHU KemenkumHAM Akan Terima PNBP melalui QRIS

Gandeng Bank Nobu, Ditjen AHU KemenkumHAM Akan Terima PNBP melalui QRIS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini