Thursday, July 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mogok Dokter Spesialis di RSUD Atambua Ganggu Pelayanan Pasien

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 April 2026
in Nasional
Mogok Dokter Spesialis di RSUD Atambua Ganggu Pelayanan Pasien

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah dokter spesialis di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, Kabupaten Belu, menghentikan sementara pelayanan sejak Selasa (7/4/2026). Akibatnya, layanan kesehatan di rumah sakit rujukan utama tersebut mengalami gangguan.

Aksi ini diduga berkaitan dengan persoalan insentif yang belum terselesaikan serta perubahan kebijakan tunjangan yang dinilai tidak sesuai oleh para dokter spesialis.

BACA JUGA

Petinggi KPK Sambangi Purbaya di Kemenkeu, Ada Apa?

Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polisi, Imbau Publik Tak Berspekulasi

Kondisi tersebut membuat sejumlah poli spesialis tidak dapat beroperasi sehingga pelayanan pemeriksaan pasien tertunda.

Banyak pasien yang sudah datang sejak pagi harus menunggu tanpa kepastian, bahkan sebagian diminta untuk menjadwalkan ulang kunjungan mereka. Beberapa pasien lainnya terpaksa diarahkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan awal.

Situasi ini memicu kekecewaan dari pasien dan keluarga karena jadwal kontrol serta pengobatan mereka terganggu. Selain itu, terjadi penumpukan pasien di beberapa area layanan rumah sakit.

Seorang anggota DPRD Belu yang juga sedang menjalani perawatan menilai bahwa persoalan internal tidak seharusnya mengorbankan pelayanan publik. Menurutnya, layanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat.

Ia juga mendesak pemerintah daerah agar segera menyelesaikan persoalan tersebut, khususnya terkait insentif, sehingga pelayanan di RSUD Atambua dapat kembali berjalan normal dan tidak merugikan pasien.

Tags: dokter spesialisInsentifmenghentikanMetapos.idpasien tertundaPelayanan kesehatanRSUD Atambua
Previous Post

Tiwi- Fadia Singkirkan Unggulan Korsel dan Lanjut ke Perempat Final

Next Post

Penggeledahan Kejati DKI di Kementerian PU, 15 Penyidik Turun ke Lapangan

Related Posts

Petinggi KPK Sambangi Purbaya di Kemenkeu, Ada Apa?
Nasional

Petinggi KPK Sambangi Purbaya di Kemenkeu, Ada Apa?

9 July 2026
Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polisi, Imbau Publik Tak Berspekulasi
Nasional

Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polisi, Imbau Publik Tak Berspekulasi

9 July 2026
Heboh Kabar Penunggak Pajak Kendaraan Tak Bisa Beli Pertalite, Pertamina Buka Suara
Nasional

Heboh Kabar Penunggak Pajak Kendaraan Tak Bisa Beli Pertalite, Pertamina Buka Suara

9 July 2026
Kasus Dugaan TPPU, Uang Rp67 Miliar Disita dari Restoran de Clan dan Money Changer
Nasional

Kasus Dugaan TPPU, Uang Rp67 Miliar Disita dari Restoran de Clan dan Money Changer

9 July 2026
Rumah Jampidsus Febrie Dijaga Lebih dari 20 Prajurit TNI, Ada Kaitannya dengan Penggeledahan De Clan?
Nasional

Rumah Jampidsus Febrie Dijaga Lebih dari 20 Prajurit TNI, Ada Kaitannya dengan Penggeledahan De Clan?

8 July 2026
Polisi Peringatkan Jangan Halangi Penyidikan di Penggeledahan Cafe de’Clan
Nasional

Polisi Peringatkan Jangan Halangi Penyidikan di Penggeledahan Cafe de’Clan

8 July 2026
Next Post
Penggeledahan Kejati DKI di Kementerian PU, 15 Penyidik Turun ke Lapangan

Penggeledahan Kejati DKI di Kementerian PU, 15 Penyidik Turun ke Lapangan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini