Monday, August 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Mogok Dokter Spesialis di RSUD Atambua Ganggu Pelayanan Pasien

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
9 April 2026
in Nasional
Mogok Dokter Spesialis di RSUD Atambua Ganggu Pelayanan Pasien

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah dokter spesialis di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, Kabupaten Belu, menghentikan sementara pelayanan sejak Selasa (7/4/2026). Akibatnya, layanan kesehatan di rumah sakit rujukan utama tersebut mengalami gangguan.

Aksi ini diduga berkaitan dengan persoalan insentif yang belum terselesaikan serta perubahan kebijakan tunjangan yang dinilai tidak sesuai oleh para dokter spesialis.

BACA JUGA

Siswa SD di Sulteng Rasakan Manfaat Program MBG

Soal Dugaan Larangan Jilbab, Unhan Diminta Beri Penjelasan

Kondisi tersebut membuat sejumlah poli spesialis tidak dapat beroperasi sehingga pelayanan pemeriksaan pasien tertunda.

Banyak pasien yang sudah datang sejak pagi harus menunggu tanpa kepastian, bahkan sebagian diminta untuk menjadwalkan ulang kunjungan mereka. Beberapa pasien lainnya terpaksa diarahkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan awal.

Situasi ini memicu kekecewaan dari pasien dan keluarga karena jadwal kontrol serta pengobatan mereka terganggu. Selain itu, terjadi penumpukan pasien di beberapa area layanan rumah sakit.

Seorang anggota DPRD Belu yang juga sedang menjalani perawatan menilai bahwa persoalan internal tidak seharusnya mengorbankan pelayanan publik. Menurutnya, layanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat.

Ia juga mendesak pemerintah daerah agar segera menyelesaikan persoalan tersebut, khususnya terkait insentif, sehingga pelayanan di RSUD Atambua dapat kembali berjalan normal dan tidak merugikan pasien.

Tags: dokter spesialisInsentifmenghentikanMetapos.idpasien tertundaPelayanan kesehatanRSUD Atambua
Previous Post

Tiwi- Fadia Singkirkan Unggulan Korsel dan Lanjut ke Perempat Final

Next Post

Penggeledahan Kejati DKI di Kementerian PU, 15 Penyidik Turun ke Lapangan

Related Posts

Siswa SD di Sulteng Rasakan Manfaat Program MBG
Nasional

Siswa SD di Sulteng Rasakan Manfaat Program MBG

23 August 2026
Soal Dugaan Larangan Jilbab, Unhan Diminta Beri Penjelasan
Nasional

Soal Dugaan Larangan Jilbab, Unhan Diminta Beri Penjelasan

23 August 2026
Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan (Foto/Kemenhut)
Nasional

12.880 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

21 August 2026
OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik
Nasional

OC Kaligis Buka Suara soal Dapur SPPG Nanik

21 August 2026
Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap
Nasional

Dugaan Febrie Terima Uang dan Emas Batangan Terungkap

21 August 2026
BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026
Nasional

BMKG Beri Kabar Terbaru soal Musim Hujan 2026

20 August 2026
Next Post
Penggeledahan Kejati DKI di Kementerian PU, 15 Penyidik Turun ke Lapangan

Penggeledahan Kejati DKI di Kementerian PU, 15 Penyidik Turun ke Lapangan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini