Friday, May 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Gejolak Timur Tengah Ancam Stabilitas Ekonomi Nasional

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
19 June 2025
in Ekbis
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga Global

Jakarta, Metapos.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan turut mewaspadai terhadap efek rambatan dari konflik geopolitik antara Israel dan Iran, yang berpotensi memberikan dampak langsung terhadap perekonomian Indonesia.

Dia menjelaskan, pada hari ketiga sejak konflik di Timur Tengah meletus, harga minyak dunia mengalami lonjakan hampir 9 persen, dari sekitar 70 dolar AS per barel ke kisaran 78 dolar AS per barel, meskipun saat ini telah mulai mengalami koreksi ke level 75 dolar AS per barel.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

“Ini adalah sesuatu yang memunculkan selalu adanya suatu event atau kejadian yang bisa langsung memengaruhi secara sangat signifikan terhadap kondisi perekonomian baik melalui harga komoditas maupun dari sisi nilai tukar, suku bunga, dan capital flow. Inilah yang sedang akan terus kita hadapi menghadapi geopolitik yang makin meruncing,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa, 17 Juni.

Sri Mulyani menambahkan, ketidakpastian global juga diperburuk oleh kondisi fiskal Amerika Serikat, di mana di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan internasional, AS tengah mengajukan kebijakan fiskal untuk memperbesar defisit anggaran AS secara signifikan.

Menurutnya, hal tersebut berakibat, sentimen pasar terhadap kebijakan fiskal negara-negara maju menjadi negatif dan turut meningkatkan risiko fiskal serta imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS (US Treasury/UST).

Dia menilai, ketidakpastian perdagangan global dan konflik bersenjata yang tengah berlangsung berpotensi memicu lonjakan harga komoditas serta gangguan rantai pasok.

Menurut Sri Mulyani, kondisi ini menimbulkan berbagai risiko, antara lain penurunan kinerja ekspor, kenaikan harga komoditas, volatilitas nilai tukar, dan peningkatan risiko suku bunga surat utang, semuanya terjadi di tengah melemahnya perekonomian global.

“Itu kombinasi yang harus kita waspadai karena tidak baik pelemahan ekonomi membuat dampak yang buruk, kenaikan inflasi dan kemudian menimbulkan kenaikan yield. Apakah karena adanya geopolitik atau karena adanya fiscal policy, kedua hal ini menyebabkan dampak kepada seluruh dunia termasuk Indonesia, ini akan juga menggerakkan nilai tukar dan juga suku bunga global” tegasnya.

Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian dan moderasi harga komoditas, Sri Mulyani menegaskan bahwa kebijakan fiskal Indonesia akan tetap bersifat ekspansif dan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah, seperti pemberian restitusi untuk menjaga likuiditas dunia usaha, serta paket stimulus bagi UMKM, sektor padat karya, perumahan, dan otomotif.

Tags: MenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Perkuat Konektivitas di IKN, Hutama Karya Amankan Proyek Jalan KIPP Senilai Rp603 Miliar

Next Post

Dorong Efisiensi Dan Efektivitas Penyaluran Pupuk Subsidi, Petrokimia Gresik Fasilitasi Inovasi Karyawan Hingga Torehkan Nilai Tambah RP357 Miliar

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Dorong Efisiensi Dan Efektivitas Penyaluran Pupuk Subsidi, Petrokimia Gresik Fasilitasi Inovasi Karyawan Hingga Torehkan Nilai Tambah RP357 Miliar

Dorong Efisiensi Dan Efektivitas Penyaluran Pupuk Subsidi, Petrokimia Gresik Fasilitasi Inovasi Karyawan Hingga Torehkan Nilai Tambah RP357 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini