Metapos.id, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu (3/6/2026).
Dadan terlihat meninggalkan Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Jakarta Selatan sekitar pukul 17.12 WIB. Petugas kemudian membawanya ke rumah tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Penahanan itu menjadi babak baru dalam perkara yang sedang ditangani Kejagung. Namun, penyidik masih belum membeberkan secara detail dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Sebelum mengambil langkah penahanan, tim penyidik lebih dulu mengumpulkan berbagai keterangan dan dokumen. Selain itu, Kejagung juga melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional guna memperkuat proses penyidikan.
Rangkaian tindakan tersebut menarik perhatian publik. Pasalnya, penggeledahan dilakukan tidak lama setelah terjadi pergantian kepemimpinan di lembaga yang mengelola program gizi nasional itu.
Sementara itu, penyidik terus menelaah hasil pemeriksaan dan barang bukti yang telah diperoleh. Karena itu, Kejagung belum mengumumkan konstruksi lengkap perkara kepada masyarakat.
Di sisi lain, Dadan maupun tim kuasa hukumnya belum memberikan tanggapan resmi terkait penahanan tersebut. Meski begitu, proses penyidikan tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Kejagung memastikan penanganan perkara akan terus berlanjut. Selain itu, penyidik berjanji menyampaikan perkembangan terbaru setelah menyelesaikan tahapan pemeriksaan berikutnya.







