Metapos.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi meningkatkan pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Upaya tersebut dilakukan guna menekan potensi korupsi sejak program mulai dijalankan.
Tak hanya itu, KPK turut mengawal pelaksanaan program melalui Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK). Lembaga antirasuah itu ingin memastikan program prioritas pemerintah berjalan terbuka dan sesuai target.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap mekanisme program MBG. Evaluasi tersebut bertujuan mendeteksi titik rawan penyimpangan dalam pelaksanaan program.
Selanjutnya, KPK menyiapkan sejumlah masukan perbaikan untuk meminimalkan risiko tindak korupsi. Hasil evaluasi itu kemudian disampaikan kepada Badan Gizi Nasional untuk segera ditindaklanjuti.
Kini, Badan Gizi Nasional sedang menyusun langkah lanjutan sebagai bagian dari tindak lanjut rekomendasi KPK. Proses tersebut diharapkan mampu mempercepat penguatan pengawasan program.
Di samping itu, KPK juga menggandeng berbagai kementerian dan lembaga dalam mengawasi program strategis nasional. Pengawasan mencakup bidang perizinan, tata kelola perdagangan, keuangan negara, hingga reformasi birokrasi.
Pada program Koperasi Desa Merah Putih, KPK memberikan perhatian terhadap konsep pengembangan jangka panjang. Pemerintah berharap program itu dapat memperkuat kemandirian dan daya saing ekonomi desa.
Selain pengawasan dokumen dan administrasi, pemerintah juga berencana turun langsung ke lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan dugaan ketimpangan program MBG dapat segera diperiksa.







