Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ketegangan Greenland, Uni Eropa Siap Kenakan Tarif Jumbo ke Amerika Serikat

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
19 January 2026
in Internasional
Milan Pertimbangkan Pulangkan Camarda, Perpanjangan Kontrak Maignan Semakin Dekat

Metapos.id, Jakarta – Hubungan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Brussels menyiapkan langkah balasan berupa pengenaan tarif terhadap produk asal AS. Nilai tarif yang dipertimbangkan mencapai 93 miliar euro atau sekitar Rp1.500 triliun.

 

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Langkah tersebut dipandang sebagai respons langsung atas ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana mengenakan tarif tinggi terhadap produk Eropa. Ancaman itu berkaitan dengan ambisi Trump untuk mengambil alih Greenland.

 

Berdasarkan laporan Financial Times, rencana Uni Eropa tidak hanya terbatas pada tarif balasan. Blok tersebut juga membuka kemungkinan pembatasan akses perusahaan-perusahaan Amerika ke pasar tunggal Uni Eropa.

 

Strategi ini disiapkan untuk memperkuat posisi tawar para pemimpin Eropa menjelang pertemuan dengan Donald Trump dalam Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum di Davos pada pekan depan.

 

Dalam pertemuan tingkat tinggi yang digelar pada Minggu, para perwakilan negara anggota Uni Eropa membahas kembali daftar tarif yang sebenarnya telah disusun sejak tahun lalu. Selain itu, Uni Eropa juga mulai mempertimbangkan penggunaan instrumen antikoersi, yaitu perangkat hukum baru yang memungkinkan pembatasan akses pasar bagi negara yang dinilai melakukan tekanan ekonomi.

 

Ancaman Tarif dari Washington

Ketegangan meningkat setelah Donald Trump menyampaikan pernyataan keras melalui media sosial pada Sabtu. Ia menyebut Amerika Serikat akan memberlakukan tarif sebesar 10 persen mulai 1 Februari terhadap delapan negara Eropa yang dinilai menghalangi rencananya terkait Greenland.

 

Negara-negara tersebut meliputi Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Inggris. Trump bahkan mengancam akan menaikkan tarif hingga 25 persen mulai 1 Juni apabila kesepakatan mengenai pengambilalihan penuh Greenland tidak tercapai.

 

Menanggapi ancaman tersebut, delapan negara yang menjadi sasaran AS mengeluarkan pernyataan bersama pada Minggu. Mereka menegaskan dukungan penuh terhadap Denmark dan Greenland, serta menyatakan bahwa kedaulatan wilayah tidak dapat diganggu melalui tekanan ekonomi.

 

Uni Eropa sempat menunda penerapan langkah balasan hingga 6 Februari dengan harapan situasi dapat mereda. Namun, sikap keras Washington membuat Brussels bersiap menghadapi skenario terburuk.

 

Diplomasi Menjelang Davos

Donald Trump dijadwalkan menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Rabu dan Kamis. Dalam agenda tersebut, ia diperkirakan akan menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah pemimpin Eropa, termasuk Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

 

Pertemuan ini dipandang sebagai titik krusial yang akan menentukan arah hubungan dagang Uni Eropa dan Amerika Serikat, apakah akan berujung pada eskalasi perang dagang atau justru membuka ruang kompromi melalui jalur diplomasi.

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpGreenlandMetapos.idUni EropaWashington
Previous Post

Putusan MK Tegaskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana karena Karya Jurnalistik

Next Post

BSI Puncaki Peringkat ESG Bank Syariah Global Versi Bloomberg

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
BSI Puncaki Peringkat ESG Bank Syariah Global Versi Bloomberg

BSI Puncaki Peringkat ESG Bank Syariah Global Versi Bloomberg

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini