• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, January 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Kementan Genjot Produksi Padi Provinsi Lampung Lewat Gerakan IP400

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
7 April 2022
in Nasional
Kementan Genjot Produksi Padi Provinsi Lampung Lewat Gerakan IP400
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot produksi padi Provinsi Lampung melalui Gerakan Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 400 atau sistem tanam dan panen 4 kali setahun. Upaya peningkatan produksi padi provinsi yang menduduki peringkat pertama kategori provinsi dengan peningkatan produksi padi tertinggi tahun 2019-2020 ini sangat penting agar Indonesia semakin kuat mewujudkan swasembada beras berkelanjutan dan kesejahteraan petani meningkat.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menjelaskan gerakan peningkatan IP Padi menjadi 400 ini dengan terobosan teknologi melalui dukungan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) serta mengedepankan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Program prioritas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) adalah peningkatan produksi pangan sehingga gerakan IP400 menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi padi di tengah tantangan perubahan iklim ekstrim.

“Sesuai petunjuk Bapak Mentan SYL, untuk membuat terobosan dengan cara baru meningkatkan produksi, mengejar swasembada pangan. Sejak tahun 2019 sampai hari ini tidak ada impor beras. Artinya stok ketersediaan pangan dalam negeri lebih dari cukup. Hal yang sama adalah dalam rangka mencukupi kebutuhan menjelang Idul Fitri 2022, beras dijamin cukup bahkan dengan pangan strategis lainya,” ujar Suwandi dalam acara Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani Episode 405 bertemakan Strategi dan Implementasi Peningkatan Produksi melalui IP400 Selasa kemarin (5/4/2022).

Suwandi menjelaskan selain peningkatan produksi, hal yang perlu penguatan terkait perberasan adalah dinamika harga dan aspek distribusi terkait dengan persediaan. Setiap tahun data BPS menunjukan adanya surplus, sekitar hampir 1,3 sampai 2 juta ton setiap tahunya, provinsi Lampung salah satu penyumbang stok beras nasional karena termasuk 10 besar produsen beras nasional.

“Karena itu, jika tidak dilakukan terobosan baru, tantangan semakin berat. Penduduk Lampung setiap hari bertambah sehingga kebutuhan konsumsi naik. Sementara di lampung terdapat laju konversi lahan. Kemudian untuk melakukan cetak sawah biaya tinggi dan lokasinya tidak mudah, sehingga diperlukan solusi terkait hal-hal tersebut seperti IP400,” terang Suwandi.

Lebih lanjut Suwandi menuturkan IP400 bukan proyek, namun IP400 itu adalah gerakan. Yakni gerakan yang sustainable karena dari kemauan bersama untuk memajukan produksi meningkatkan pendapatan dan merupakan terobosan yang lebih baik.

“Tantangannya adalah ketersediaan air, benih dan mekanisasinya. Air harus ada walaupun sedikit karena untuk pertumbuhannya saja. Lahan kering yang ada saja bisa dibantu dengan sumur. Kemudian penggunaan pupuk organic juga penting karena pada saat ini pupuk kimia harganya masih mahal,” Tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kusnardi menyatakan terdapat permasalahan dalam peningkatan produksi melalui IP400. Yakni petani belum terbiasa menggunakan varietas genjah dan sangat genjah, growing system pada petani belum maksimal dan ketersediaan air masih terbatas sepanjang tahun. Kemudian juga pupuk dan alsintan masih terbatas serta dukungan irigasi masih belum optimal.

“Oleh karena itu, strategi yang digunakan adalah rekayasa sosial dan rekayasa teknologi. Rekayasa sosial dilakukan lebih awal mengingat perilaku petani belum terbiasa melaksanakan IP400. Kemudian rekayasa teknologi difokuskan pada penggunaan varietas unggul VUG dan VUSG, persemaian kering, penggunaan alsintan dan teknologi hemat air,” jelas Kusnardi.

Suradi, Ketua Kelompok Tani Lestari I Kp. Sukabumi, Kecamatan Buay Bahuga Provinsi Lampung menuturkan pengalamannya dalam pelaksanaan IP400. Awalnya terjadi pro dan kontra antar petani, dimana para petani beranggapan bahwa akan terjadi kerusakan tanah sehingga banyak petani yang meragukan hal tersebut.

“Namun pada akhirnya para petani mau melakukan IP400. Hingga saat ini 90 persen sudah melaksanakan IP400. Untuk program IP400 menggunakan padi genjah, jeberhasilan sangat jelas kami rasakan,” tuturnya.

Suradi menegaskan banyak keuntungan yang diperoleh dari program IP400 ini. Yakni peningkatan produksi cukup tajam dari 6 ton sekarang mencapai 7 sampai 8 ton. Dengan adanya IP400 ini dapat meningkatkan perekonomian rakyat.

“Namun juga terdapat kendala yaitu hama tikus. Semua itu tetap diatasi dengan kekompakkan dari berbagai pihak sehingga hama tikus tersebut dapat kita kendalikan,” tandasnya.

Tags: KementanMetapos.id
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

51 Persen Masyarakat Indonesia Simpan Uang di Bawah Bantal

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Gaji ASN 2026, Keputusan Bergantung Kondisi Keuangan Negara

by Desti Dwi Natasya
2 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa rencana kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) atau PNS pada...

Prediksi Formasi Liverpool vs Leeds! Mac Allister di Puncak Diamond, Wirtz Dukung Ekitike

Prediksi Formasi Liverpool vs Leeds! Mac Allister di Puncak Diamond, Wirtz Dukung Ekitike

by Desti Dwi Natasya
2 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Liverpool berpeluang menghidupkan kembali formasi midfield diamond pada laga menghadapi Leeds. Jika skema ini diterapkan, Alexis Mac...

Didukung Mayoritas Cabor, Hidayat Humaid Daftar Lagi Jadi Calon Ketum KONI DKI 2026–2030

Didukung Mayoritas Cabor, Hidayat Humaid Daftar Lagi Jadi Calon Ketum KONI DKI 2026–2030

by Taufik Hidayat
2 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Hidayat Humaid resmi kembali mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI DKI Jakarta periode 2026–2030. Petahana tersebut...

Polisi Akhiri Penyelidikan Dugaan Perundungan Siswa SMP di Tangsel, Kasus Diselesaikan Lewat Diversi

Polisi Akhiri Penyelidikan Dugaan Perundungan Siswa SMP di Tangsel, Kasus Diselesaikan Lewat Diversi

by Taufik Hidayat
1 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepolisian menghentikan penyelidikan kasus dugaan perundungan yang melibatkan siswa SMP Negeri di Tangerang Selatan berinisial MH (13)...

Next Post
Kominfo RI Dukung Telkomsel untuk Tuntaskan Target Upgrade Seluruh Jaringan 3G ke 4G/LTE Hingga Akhir Tahun

Kominfo RI Dukung Telkomsel untuk Tuntaskan Target Upgrade Seluruh Jaringan 3G ke 4G/LTE Hingga Akhir Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Ikut Memeriahkan IIMS 2024, Bridgestone Boyong Ecopia EP300ENLITEN & Jajaran Produk Superior Quality Lainnya

Ikut Memeriahkan IIMS 2024, Bridgestone Boyong Ecopia EP300ENLITEN & Jajaran Produk Superior Quality Lainnya

22 February 2024
Bapanas: Satgas Pangan Polri Harus Awasi Harga Beras Operasi Pasar Bulog

Bapanas: Satgas Pangan Polri Harus Awasi Harga Beras Operasi Pasar Bulog

7 February 2023

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

12 December 2025
Puting Beliung Terjang Ancol, Pohon Tumbang dan Warga Sempat Panik

Puting Beliung Terjang Ancol, Pohon Tumbang dan Warga Sempat Panik

13 December 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini