Metapos.id, Jakarta – Publik dihebohkan dengan video penampilan Orkes Semi Dangdut HMT ITB yang membawakan lagu berjudul Erika. Video tersebut viral karena dinilai memuat lirik yang tidak pantas dan menuai kritik luas.
Selain itu, lagu tersebut dianggap mengandung unsur vulgar dan berpotensi melecehkan perempuan. Oleh karena itu, reaksi dari masyarakat, khususnya kalangan perempuan, terus bermunculan di media sosial.
Menanggapi polemik tersebut, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Mereka mengakui adanya keresahan publik akibat penampilan lagu tersebut.
Dalam pernyataan resminya, HMT ITB menyebut pihaknya memahami sensitivitas isu yang muncul. Selain itu, mereka juga menyampaikan empati kepada masyarakat yang merasa terdampak.
HMT ITB menjelaskan bahwa Orkes Semi Dangdut merupakan unit kegiatan yang telah ada sejak lama. Namun demikian, mereka mengakui kelalaian karena tetap menampilkan lagu lama tanpa mempertimbangkan norma saat ini.
Lebih lanjut, mereka menilai konten tersebut tidak mencerminkan nilai akademik yang seharusnya dijunjung. Oleh sebab itu, organisasi menegaskan tidak membenarkan tindakan yang merendahkan martabat individu.
Sebagai langkah lanjutan, HMT ITB berkoordinasi untuk menurunkan konten dari berbagai platform. Sementara itu, mereka juga melakukan evaluasi internal terhadap pelaksanaan kegiatan serupa.
Ke depan, HMT ITB berkomitmen memperbaiki standar kegiatan organisasi. Dengan demikian, seluruh aktivitas diharapkan selaras dengan nilai etika di lingkungan kampus dan masyarakat.







