Metapos.id, Jakarta – Hetifah Sjaifudian menyampaikan keprihatinannya terhadap polemik yang terjadi dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan pelajar harus menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan sportivitas agar semangat kompetisi pendidikan tetap terjaga dengan baik.
Hetifah menilai antusiasme siswa dalam mengikuti lomba tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan dan pemahaman Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.
Karena itu, ia menegaskan seluruh tahapan pelaksanaan lomba, mulai dari teknis perlombaan hingga proses penilaian, harus dilakukan secara profesional dan akuntabel.
Menurut Hetifah, para peserta telah mempersiapkan diri dengan serius sehingga proses kompetisi juga harus mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh peserta yang terlibat.
Ia juga mendorong agar pelaksanaan lomba di Kalimantan Barat dapat dievaluasi secara menyeluruh, termasuk membuka kemungkinan pertandingan ulang demi menjaga objektivitas hasil kompetisi.
Selain itu, Hetifah turut menyampaikan permohonan maaf kepada peserta yang merasa dirugikan, khususnya siswa dari SMAN 1 Pontianak.
Politikus Partai Golkar tersebut berharap peristiwa itu tidak mematahkan semangat pelajar untuk terus aktif mengikuti kegiatan pendidikan, kebangsaan, dan pengembangan karakter.
Ia menambahkan, polemik tersebut harus menjadi momentum evaluasi bersama agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung lebih baik, termasuk melalui penguatan sistem penjurian, kesiapan panitia, dan mekanisme pengawasan.







