Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Heboh Dugaan Kebocoran Gas Beracun di Tambang Emas Nanggung, Ini Penjelasan Polisi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
14 January 2026
in Nasional
Heboh Dugaan Kebocoran Gas Beracun di Tambang Emas Nanggung, Ini Penjelasan Polisi

Metapos.id, Jakarta – Kabar dugaan kebocoran gas beracun di kawasan tambang emas Nanggung, Kabupaten Bogor, menghebohkan masyarakat pada Rabu (14/1/2026). Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui pesan berantai WhatsApp dan media sosial hingga memicu kepanikan warga.

Dalam pesan yang beredar, disebutkan ratusan orang diduga terjebak di dalam area tambang. Bahkan, narasi tersebut mengklaim hingga 700 orang terdampak dan 120 orang di antaranya meninggal dunia. Kabar ini pun menimbulkan kekhawatiran, khususnya di kalangan keluarga para penambang.

BACA JUGA

Hendri Satrio: Tekanan Publik Bisa Dorong Evaluasi Program MBG

Gaji PNS Berpotensi Pindah ke Himbara, Ini Dampaknya bagi BPD

Menindaklanjuti informasi tersebut, jajaran Polsek Nanggung langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim dari PT Antam masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran kabar yang telah beredar luas tersebut.

Namun demikian, hingga kini petugas belum dapat memasuki area utama tambang. Kondisi di dalam lubang tambang masih dipenuhi asap tebal sehingga dinilai berisiko terhadap keselamatan petugas evakuasi.

“Kami masih menunggu koordinasi dengan pihak Antam. Petugas belum bisa masuk karena kondisi di dalam masih berasap,” ujar AKP Ucup.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat data resmi yang dapat memastikan jumlah korban maupun penyebab kejadian. Informasi yang beredar di media sosial, kata dia, belum dapat dijadikan acuan karena belum terverifikasi.

AKP Ucup juga memastikan bahwa apabila nantinya ditemukan korban, mereka bukan merupakan karyawan resmi PT Antam.
“Belum bisa dipastikan gas beracun. Yang jelas bukan longsor dan bukan pekerja Antam,” tegasnya.

Dugaan sementara, insiden tersebut berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) atau gurandil yang selama ini masih marak di wilayah Nanggung. Aktivitas ilegal tersebut dinilai sangat rawan karena minim penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Terkait klaim ratusan orang terjebak serta puluhan korban meninggal dunia, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dikonfirmasi secara resmi.

“Hingga kini belum ada laporan valid. Lokasi kejadian juga cukup jauh dan sulit dijangkau. Kami masih menunggu laporan resmi dari pihak Antam,” pungkas AKP Ucup.

Tags: AKP Ucup SupriatnaBogorkebocoran gaskepanikanmenghebohkanMetapos.idPT Antam
Previous Post

Dibawah Solidaritas Manajemen,BSN Optimis 2026 Berkinerja Ciamik

Next Post

Pendaki Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Usai 17 Hari Pencarian

Related Posts

Hendri Satrio: Tekanan Publik Bisa Dorong Evaluasi Program MBG
Nasional

Hendri Satrio: Tekanan Publik Bisa Dorong Evaluasi Program MBG

16 September 2026
Gaji PNS Berpotensi Pindah ke Himbara, Ini Dampaknya bagi BPD
Nasional

Gaji PNS Berpotensi Pindah ke Himbara, Ini Dampaknya bagi BPD

16 September 2026
Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar Bangun Musala
Nasional

Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar Bangun Musala

16 September 2026
Kasus HGB Bogor, KPK Beberkan Peran Fahd A Rafiq
Nasional

Kasus HGB Bogor, KPK Beberkan Peran Fahd A Rafiq

16 September 2026
Catat dari Sekarang! 26 Hari Libur Siap Temani 2027
Nasional

Catat dari Sekarang! 26 Hari Libur Siap Temani 2027

16 September 2026
Kapal Virgo Transport 8 Tua, Sampai Usia Berapa Masih Boleh Berlayar?
Nasional

Kapal Virgo Transport 8 Tua, Sampai Usia Berapa Masih Boleh Berlayar?

16 September 2026
Next Post
Pendaki Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Usai 17 Hari Pencarian

Pendaki Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Usai 17 Hari Pencarian

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini