Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Harga Beras Meroket, Menteri BUMN Erick Thohir: Harga Pangan Dunia Sedang Naik

Afizahri by Afizahri
12 February 2024
in Ekbis
Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

Jakarta ,Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan alasan kenaikan harga beras di dalam negeri. Dia bilang salah satunya karena harga pangan dunia juga sedang meningkat.

Erick mengatakan, kenaikan harga pangan ini juga memicu meroketnya harga beras di dalam negeri. Meski begitu, Erick bilang kondisi tersebut tidak hanya dialami Indonesia.

BACA JUGA

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

“Kalau harga beras melonjak itu di seluruh dunia, di seluruh dunia memang harga pangan sedang meningkat,” katanya saat meninjau harga beras Bulog di pusat perbelanjaan modern di kawasan Klender, Jakarta Timur, Senin, 12 Februari.

Menurut Erick, salah satu faktor yang mempengaruhi harga beras adalah kondisi geopolitik global yang tengah memanas.

Karena kondisi ini, sambung Erick, pemerintah mengambil langkah untuk melakukan stabilisasi harga dengan mengguyurkan stok beras operasi pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasaran.

“Jadi memang dinamika ini terjadi. Tentu pemerintah mengantisipasinya tadi, kita membanjiri pasar lagi, tetapi tentu masyarakat yang memilih mau beli beras yang tipe apa, dari berbagai macam tentu kebutuhan masing-masing individu,” jelasnya.

Selain melakukan operasi pasar, Erick mengatakan pemerintah juga memberikan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram (kg) untuk 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

“Itu kita terus jalankan, kalau di negara lain enggak ada. Bahkan pemerintah memberikan subsidi energi itu sampai Rp540 triliun untuk listrik dan BBM,” katanya.

Tags: Erick ThohirHarga pangan duniaMenteri BUMNMetapos.id
Previous Post

BTN Torehkan Kinerja Gemilang Tahun 2023

Next Post

Sri Mulyani Blokir Anggaran K/L Rp50,12 Triliun di 2024

Related Posts

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur
Ekbis

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

17 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200
Ekbis

BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200

15 June 2026
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tetap Aman

15 June 2026
Next Post
Ini Jurus Sri Mulyani Bawa Ekonomi RI Terhindar Resesi Global 2023

Sri Mulyani Blokir Anggaran K/L Rp50,12 Triliun di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini