Metapos.id, Jakarta – Vin Diesel mengungkapkan Fast Forever akan mulai menjalani proses syuting pada Desember 2026. Film tersebut menjadi penutup saga Fast & Furious yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade.
Dalam penayangan ulang The Fast and the Furious untuk merayakan 25 tahun film tersebut pada Senin (17/8), Diesel mengungkapkan dirinya sampai menangis ketika membaca naskah film terakhir tersebut.
“Kami mulai syuting pada bulan Desember, jika saya bisa memenuhi permintaan pihak studio,” ujar Diesel seperti diberitakan Variety pada Senin (17/8), dikutip dari berbagai sumber, Kamis (20/08/2026).
“Namun, kondisi saya saat ini sangat baik. Saya harus melalui empat tim penulis dan empat tahun masa pengembangan untuk sampai pada sesuatu yang menurut saya layak menjadi penutup cerita. Dan saat saya membaca naskahnya beberapa minggu lalu, [saya menangis].”
Diesel kemudian berbagi lebih banyak cerita mengenai reaksinya ketika membaca naskah Fast Forever di hadapan penonton sebelum pemutaran film dimulai.
“Saya akan menceritakan sesuatu yang pribadi kepada kalian,” ujarnya. “Setelah melibatkan empat penulis berbeda dan empat tahun pengembangan, saat saya membaca naskah itu-baru sampai pertengahan-satu tetes air mata jatuh.”
Ia mengatakan emosinya semakin tak terbendung ketika sampai di bagian akhir naskah yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun.
“Di akhir naskah yang kami susun dan upayakan sebaik mungkin demi kalian selama empat tahun itu, saya menangis. Saya tidak bisa menahannya, dan saya harus menceritakannya kepada semua orang,” kata Vin Diesel.
Momen tersebut bahkan membuat saudara perempuan Diesel ikut memberikan respons.
“Lalu saudara perempuan saya berkata, ‘Jangan menangis lagi, Bro.’ Jadi, saya hanya ingin mengatakan bahwa terkadang, pria paling tangguh di dunia pun perlu menangis.”
Film Terakhir Fast & Furious
Fast Forever akan menjadi film ke-11 sekaligus film terakhir dalam saga utama Fast & Furious. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 Maret 2028.
Waralaba Fast & Furious merupakan salah satu franchise Universal dengan perjalanan terpanjang sekaligus paling menguntungkan. Hingga kini, seri tersebut telah mengumpulkan pendapatan kotor global sekitar US$7,3 miliar.
Meski Diesel mengaku sangat yakin dengan draf terbaru Fast Forever, sutradara Louis Leterrier ternyata belum membaca naskah tersebut.
“Saya ingin sekali mengatakan yang sebenarnya, tetapi saya tidak bisa,” kata Leterrier. “Akan ada akhir cerita, dan itu luar biasa.”
Leterrier juga mengungkapkan rasa terima kasihnya karena telah menjadi bagian dari perjalanan panjang waralaba tersebut.
“Saya sangat, sangat beruntung bisa menjadi bagian dari waralaba ini; saya menyayangi Vin dan Universal. Mereka sangat menyenangkan untuk diajak bekerja sama. Jadi, ya. Kita lihat saja nanti, semoga saja.”
Dengan rencana produksi yang dimulai akhir 2026, Fast Forever kini menjadi salah satu film yang paling dinantikan penggemar untuk menyaksikan bagaimana kisah panjang keluarga Dominic Toretto akhirnya berakhir.






