Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ebola di Kongo Tewaskan 62 Orang, Uganda Perketat Pengawasan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 June 2026
in Lifestyle & Health
Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

Metapos.id, Jakarta – Kasus ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) terus meningkat dan kini mencapai 363 kasus terkonfirmasi dengan 62 korban jiwa. Meski demikian, perkembangan positif juga dilaporkan dari Uganda yang berhasil mencatat empat pasien sembuh dari infeksi tersebut.

Perkembangan terbaru wabah ini dibahas dalam konferensi pers daring yang digelar WHO Regional Afrika pada 4 Juni 2026. Pertemuan tersebut melibatkan pejabat WHO serta perwakilan pemerintah dari DRC, Uganda, dan Sudan Selatan.

BACA JUGA

Joe Russo Ungkap Naskah Doomsday Belum Selesai

Unta Mulai Gagal Ginjal Akibat Suhu Ekstrem

Wabah ebola yang dipicu strain Bundibugyo pertama kali diumumkan di DRC dan Uganda pada pertengahan Mei 2026. Situasi tersebut kemudian ditetapkan WHO sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Direktur Regional WHO untuk Afrika, Mohamed Janabi, menyebut penanganan wabah mulai menunjukkan kemajuan di lapangan. Selain empat pasien sembuh di Uganda, enam pasien di DRC juga telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang.

Uganda sejauh ini mencatat 15 kasus ebola terkonfirmasi yang sebagian besar merupakan kasus impor dari negara tetangga. Pemerintah setempat menerapkan karantina ketat, pemantauan kontak erat, serta mempercepat proses pengujian laboratorium hingga hanya memerlukan sekitar empat jam.

Sementara itu, DRC memperkuat sistem deteksi dini untuk memastikan diagnosis dilakukan lebih cepat dan akurat. Pemerintah juga mendesentralisasikan respons wabah hingga tingkat zona kesehatan terkecil guna mempercepat penanganan di daerah terdampak.

WHO menilai kerja sama lintas negara menjadi faktor penting dalam mengendalikan penyebaran virus. Kasus pertama di Uganda diketahui berasal dari pasien asal DRC yang menyeberangi perbatasan untuk mendapatkan layanan kesehatan terdekat.

Selain menghadapi penyebaran virus, otoritas kesehatan juga harus melawan maraknya disinformasi di masyarakat. WHO turut mengingatkan bahwa penutupan perbatasan secara total bukan solusi efektif dan justru berpotensi menghambat distribusi bantuan medis serta pengawasan kesehatan resmi.

Tags: Bundibugyoebola KongoHeadlinekasus ebola 2026kesehatan globalMetapos.idUganda ebolawabah ebolaWHO Afrika
Previous Post

Oppo dan Vivo Kembangkan Kamera Saku 200MP untuk Kreator Konten

Next Post

Portugal Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026 Bersama Cristiano Ronaldo

Related Posts

Sutradara Joe Russo mengungkap Avengers: Doomsday mulai syuting meski naskah belum sepenuhnya rampung dan mengandalkan improvisasi aktor.
Lifestyle & Health

Joe Russo Ungkap Naskah Doomsday Belum Selesai

5 September 2026
Suhu ekstrem di wilayah gurun disebut memicu dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian pada unta dan menjadi sinyal serius perubahan iklim.
Lifestyle & Health

Unta Mulai Gagal Ginjal Akibat Suhu Ekstrem

5 September 2026
Samsat Drive Thru memudahkan masyarakat membayar PKB tahunan tanpa turun dari kendaraan. Simak daftar lokasinya di Jawa Barat. (Foto/Diskominfo Jabar)
Lifestyle & Health

Samsat Drive Thru Permudah Bayar Pajak Kendaraan

5 September 2026
Sulit Punya Teman Baru Setelah Dewasa? Ini Penyebabnya
Lifestyle & Health

Sulit Punya Teman Baru Setelah Dewasa? Ini Penyebabnya

5 September 2026
Waspada, 4 Jenis Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular
Lifestyle & Health

Waspada, 4 Jenis Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular

5 September 2026
Pemprov DKI Buka Opsi Naikkan Harga Tiket Ragunan
Lifestyle & Health

Pemprov DKI Buka Opsi Naikkan Harga Tiket Ragunan

5 September 2026
Next Post
Portugal Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026 Bersama Cristiano Ronaldo

Portugal Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026 Bersama Cristiano Ronaldo

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini