Metapos.id, Jakarta – Proses produksi film beranggaran besar Marvel Studios kembali menjadi sorotan setelah Avengers: Doomsday diketahui menjalani syuting ketika naskahnya belum sepenuhnya rampung.
Sutradara Joe Russo mengatakan kondisi tersebut bukan sesuatu yang membuat dirinya dan Anthony Russo khawatir karena mereka memang terbiasa menggunakan pendekatan improvisasi dalam proses produksi.
Bagi kakak beradik Russo, naskah bukan dokumen yang harus selalu bersifat kaku, melainkan dapat berkembang mengikuti proses syuting dan kontribusi para pemain.
“Kami adalah sutradara yang sangat mengandalkan improvisasi dan latihan,” ujar Joe Russo, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (05/09/2026).
“Kami ingin melihat apa yang dibawa oleh para aktor ke dalam karakter mereka. Terkadang, para pemeran baru bergabung beberapa hari atau beberapa minggu sebelum jadwal syuting, dan di situlah keajaiban sering kali terjadi.”
Pendekatan tersebut membuat proses produksi lebih kolaboratif karena interaksi antarpemain serta masukan aktor dapat digunakan untuk menyempurnakan adegan agar terasa lebih natural.
Metode improvisasi sebenarnya pernah menghasilkan sejumlah momen ikonik dalam film-film Marvel sebelumnya, tetapi keputusan memulai produksi sebelum naskah benar-benar selesai tetap memunculkan kekhawatiran dari kalangan pengamat film.
Hal itu berkaitan dengan besarnya kompleksitas Marvel Cinematic Universe (MCU) yang membutuhkan kesinambungan cerita, foreshadowing, serta perkembangan karakter yang terjaga dari satu film ke film lainnya.
Avengers: Doomsday sendiri akan mempertemukan para pahlawan super dari tiga semesta berbeda dalam sebuah konflik besar untuk menghadapi ancaman eksistensial.
Film yang dipenuhi jajaran bintang tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Desember 2026.







