Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Drone Iran Bikin Pertahanan AS Kelabakan di Tengah Konflik Timur Tengah

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 March 2026
in Internasional
Drone Iran Bikin Pertahanan AS Kelabakan di Tengah Konflik Timur Tengah

Metapos.id, Jakarta – Pejabat pemerintah Amerika Serikat mengakui bahwa sistem pertahanan udara mereka belum mampu menghentikan seluruh drone serang milik Iran.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam pertemuan tertutup dengan anggota Kongres di Capitol Hill pada Selasa (3/3/2026). Dalam rapat itu, pejabat militer menjelaskan bahwa drone Iran menjadi tantangan besar bagi sistem pertahanan udara Amerika.

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Menurut sejumlah sumber yang mengikuti pertemuan tersebut, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bersama Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine menyampaikan bahwa tidak semua drone yang diluncurkan Iran dapat dicegat.

Drone jenis Shahed yang digunakan Iran dinilai sulit ditangani karena cara terbangnya berbeda dengan rudal balistik. Drone tersebut biasanya terbang rendah dan bergerak lebih lambat, sehingga lebih sulit dideteksi maupun dihancurkan oleh sistem pertahanan udara.

Beberapa sumber yang hadir dalam rapat itu menyebutkan bahwa ancaman dari drone Iran ternyata lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Meski demikian, pejabat militer Amerika berusaha menenangkan kekhawatiran para anggota parlemen. Mereka menegaskan bahwa negara-negara mitra AS di kawasan Teluk Persia telah meningkatkan jumlah sistem pencegat untuk menghadapi kemungkinan serangan drone.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran sendiri semakin meningkat setelah serangan gabungan AS dan Israel menargetkan sejumlah lokasi di Teheran serta kota-kota lain di Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa sebagian besar fasilitas militer Iran telah berhasil dilumpuhkan. Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersama beberapa pejabat penting lainnya.

Pemerintah AS menyebut operasi militer itu bertujuan menghancurkan kemampuan rudal Iran, melemahkan kekuatan angkatan lautnya, menghentikan program nuklir Iran, serta membatasi dukungan Teheran terhadap kelompok militan di kawasan Timur Tengah

Tags: AmerikaDonald TrumpDrone irankesulitanMengakuiMetapos.idPejabatSerangan
Previous Post

Tugu Insurance Hadirkan Asuransi t Mudik untuk Perlindungan Perjalanan Lebaran

Next Post

Jelang Lebaran, Ini Lokasi ATM di Jakarta yang Keluarkan Uang Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
Jelang Lebaran, Ini Lokasi ATM di Jakarta yang Keluarkan Uang Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

Jelang Lebaran, Ini Lokasi ATM di Jakarta yang Keluarkan Uang Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini