Wednesday, September 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BRIN Paparkan Proses Terbentuknya Sinkhole di Sumbar

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
16 January 2026
in Nasional
BRIN Paparkan Proses Terbentuknya Sinkhole di Sumbar

Metapos.id, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penjelasan ilmiah terkait fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Peristiwa tersebut dinilai sebagai gejala alam yang perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, khususnya di wilayah dengan kondisi geologi tertentu.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, menyebutkan bahwa sinkhole umumnya terbentuk di kawasan yang tersusun oleh batuan batugamping atau dikenal sebagai daerah karst. Proses terbentuknya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berlangsung perlahan dalam waktu yang panjang akibat pengaruh air terhadap struktur batuan di bawah tanah.

BACA JUGA

Kementerian dan Lembaga Ajukan Tambahan Anggaran 2027, untuk Apa Saja?

Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Terbatas Mulai September

Ia menjelaskan, air hujan yang telah bercampur dengan karbon dioksida dari udara dan permukaan tanah akan bersifat asam. Air ini kemudian meresap melalui celah-celah batuan dan secara bertahap melarutkan batugamping, sehingga menciptakan rongga di bawah permukaan tanah yang terus berkembang.

Seiring waktu, aliran air tanah dan air permukaan yang melewati rongga tersebut menyebabkan lapisan tanah di atasnya kehilangan kekuatan. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, lapisan penutup rongga menjadi semakin rapuh hingga akhirnya runtuh secara mendadak dan membentuk lubang besar di permukaan tanah.

BRIN mencatat, kejadian sinkhole bukanlah fenomena langka di Indonesia. Wilayah dengan bentang alam karst seperti Gunung Kidul, Pacitan, dan Maros diketahui memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi karena keberadaan lapisan batugamping yang tebal dan mudah mengalami pelarutan alami.

Adrin juga menyoroti tantangan dalam upaya mitigasi sinkhole, yakni sulitnya mendeteksi tanda awal kemunculannya. Hal ini disebabkan proses pembentukan rongga terjadi di bawah permukaan tanah dan tidak mudah teramati. Meski demikian, potensi keberadaan rongga tersebut dapat diidentifikasi melalui metode survei geofisika, antara lain georadar, geolistrik, dan gaya berat.

“Pendekatan pemetaan bawah permukaan memungkinkan potensi sinkhole diketahui lebih awal, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan untuk mengurangi dampak terhadap masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, sinkhole terbaru ditemukan di kawasan persawahan Nagari Situjua Batua, Kabupaten Limapuluh Kota. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengirimkan tim ahli ke lokasi guna melakukan pengumpulan data serta kajian teknis untuk mengetahui penyebab dan kemungkinan perkembangan fenomena tersebut ke depan.

Tags: Adrin TohariBRINESDMFenomenaGeologiMetapos.idpenjelasansinkholeSumbar
Previous Post

Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

Next Post

Kapal Induk Amerika Serikat Bergerak Menuju Timur Tengah

Related Posts

Kementerian dan Lembaga Ajukan Tambahan Anggaran 2027, untuk Apa Saja?
Nasional

Kementerian dan Lembaga Ajukan Tambahan Anggaran 2027, untuk Apa Saja?

2 September 2026
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka secara terbatas mulai 1 September 2026 untuk mencegah kebakaran selama musim kemarau (Foto: Balai TNGR)
Nasional

Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Terbatas Mulai September

2 September 2026
8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Pemerintah Ambil Tindakan
Nasional

8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Pemerintah Ambil Tindakan

2 September 2026
Prabowo Dorong Pembiayaan Perumahan agar Warga Mudah Punya Rumah
Nasional

Prabowo Dorong Pembiayaan Perumahan agar Warga Mudah Punya Rumah

2 September 2026
Pemerintah Ambil Langkah Cepat Cegah Insiden Keamanan Pangan Terulang di Program MBG
Nasional

Pemerintah Evaluasi MBG, Ahli Dorong Sistem Berbasis Data

1 September 2026
BGN Siapkan Efisiensi Program MBG, Anggaran 2026 Berpotensi Dipangkas Rp39 Triliun
Nasional

Sekolah Didorong Jadi Simpul Pengawasan Program MBG

1 September 2026
Next Post
Kapal Induk Amerika Serikat Bergerak Menuju Timur Tengah

Kapal Induk Amerika Serikat Bergerak Menuju Timur Tengah

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini