Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BNPB dan Satgas PRR Aceh Tambah 111 Unit Huntara untuk Pengungsi di Tamiang Hulu

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 February 2026
in Nasional
BNPB dan Satgas PRR Aceh Tambah 111 Unit Huntara untuk Pengungsi di Tamiang Hulu

Metapos.id, Jakarta – Usai mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah lokasi terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menggelar rapat komando teknis di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kamis (30/1/2026).

 

BACA JUGA

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

Rapat tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Sekretaris Daerah, Camat Tamiang Hulu, jajaran BNPB, serta unsur Yonzipur 10/JP/2 Kostrad. Pertemuan membahas langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir.

 

Dalam arahannya, Kepala BNPB menekankan pentingnya percepatan validasi data penerima huntara agar tidak menghambat progres pembangunan. Data yang telah dihimpun diminta langsung dicocokkan dengan kondisi lapangan tanpa menunggu proses administratif yang berlarut.

 

“Validasi data harus segera dikomparasikan dengan kondisi riil di lapangan. Jangan saling menunggu. Targetnya, menjelang Ramadan seluruh huntara sudah terbangun dan tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda pengungsian,” ujar Suharyanto.

 

Safrizal ZA menambahkan, percepatan pembangunan huntara menjadi kebutuhan mendesak, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga untuk menjaga kondisi psikologis masyarakat yang mulai mengalami kelelahan akibat terlalu lama menunggu kepastian hunian.

 

Ia menegaskan, pembangunan huntara dapat dilakukan baik secara insitu di lahan milik warga maupun melalui relokasi kolektif. Selain itu, keterlibatan pihak swasta serta tenaga kerja lokal dinilai penting agar mobilisasi dan pelaksanaan pembangunan lebih cepat dan efektif.

 

Dalam rapat tersebut juga terungkap masih adanya warga pengungsi yang belum terdata sebagai penerima huntara. Berdasarkan laporan Camat Tamiang Hulu, M. Ilham, terdapat 111 kepala keluarga di Desa Rongoh yang belum masuk daftar penerima. Sebanyak 53 KK masih bertahan di tenda pengungsian di area perkebunan kelapa sawit, sementara 58 KK lainnya menumpang di rumah kerabat.

 

Menindaklanjuti kondisi tersebut, BNPB bersama Satgas PRR Aceh memutuskan untuk menambah pembangunan 111 unit huntara di Desa Rongoh, Kecamatan Tamiang Hulu. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan hunian sementara tanpa terkecuali.

 

“Bersama Kepala BNPB selaku Wakil Satgas Nasional PRR, kami menginstruksikan penambahan 111 unit huntara di Desa Rongoh. Prinsipnya, tidak boleh ada warga yang terlewat, no one left behind,” tegas Safrizal.

 

Melalui kerja cepat dan terkoordinasi, pemerintah menargetkan seluruh pengungsi dapat menempati huntara sebelum bulan suci Ramadan. Selain pembangunan hunian, upaya pembersihan dan pemulihan fasilitas pemerintahan di Aceh Tamiang juga terus dilakukan.

 

Safrizal menambahkan, para praja IPDN bersama taruna Latsitardanus turut membantu pemerintah daerah dalam pembersihan lumpur pascabanjir. Ia juga mengusulkan penanganan lanjutan, seperti penanaman rumput, untuk mengurangi debu yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Tags: BNPBhuntaraMetapos.idSafrizal ZASatgas PRR Aceh
Previous Post

“Perut Kenyang, Dompet Tebal”: Pesan Muzani di Harlah 1 Abad NU

Next Post

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo, Istana: Masih Sebatas Isu

Related Posts

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji
Nasional

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

1 November 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad
Nasional

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

1 November 2026
Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat
Nasional

Bea Cukai Ungkap Peredaran 3 Juta Batang Rokok Ilegal

31 October 2026
Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja
Nasional

Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja

31 October 2026
RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong
Nasional

RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong

31 October 2026
Prabowo Buka Kampus Taruna Nusantara, 677 Siswa Diminta Jadi Generasi Cinta Tanah Air
Nasional

Prabowo Buka Kampus Taruna Nusantara, 677 Siswa Diminta Jadi Generasi Cinta Tanah Air

30 October 2026
Next Post
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo, Istana: Masih Sebatas Isu

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo, Istana: Masih Sebatas Isu

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini