Metapos.id, Jakarta – Bareskrim Polri menerjunkan tim khusus ke Kabupaten Muaro Jambi untuk mengusut penyebab pemadaman listrik yang melanda sejumlah daerah di Sumatera.
Gangguan tersebut mengakibatkan pasokan listrik terhenti selama beberapa jam. Sementara itu, gangguan pada sistem kelistrikan diduga bermula dari kerusakan jaringan transmisi di wilayah Jambi.
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, menyampaikan bahwa tim penyelidik telah melakukan pemeriksaan langsung di lokasi kejadian. Petugas meninjau titik putus saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang berada di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.
Selain itu, tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri turut terlibat dalam proses pemeriksaan. Pihak PLN juga ikut melakukan pengecekan guna mengumpulkan data yang dibutuhkan.
Tim gabungan kemudian mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. Salah satunya adalah konduktor yang mengalami kerusakan dan diduga menjadi pemicu gangguan pada sistem transmisi.
Menurut Irhamni, Puslabfor bersama tim riset PLN akan melakukan analisis mendalam terhadap material tersebut. Dengan demikian, penyidik dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab utama terjadinya pemadaman listrik.
Hingga saat ini, penyelidikan sementara belum menemukan indikasi adanya unsur kesengajaan atau tindakan sabotase. Meski demikian, aparat masih terus mendalami berbagai kemungkinan yang menyebabkan putusnya konduktor.
Di sisi lain, PLN melakukan evaluasi terhadap jaringan dan sistem transmisi yang terdampak. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mengurangi risiko gangguan serupa.
Bareskrim dan PLN juga berkomitmen menuntaskan penyelidikan hingga penyebab pasti insiden terungkap. Setelah seluruh hasil pemeriksaan laboratorium selesai, kedua pihak akan menentukan langkah lanjutan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.







