Friday, August 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bandara Tanpa Izin di Morowali Disebut Beroperasi Sejak Era Jokowi, ISDS Desak Pemerintah Usut Tuntas

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
25 November 2025
in Nasional
Bandara Tanpa Izin di Morowali Disebut Beroperasi Sejak Era Jokowi, ISDS Desak Pemerintah Usut Tuntas

Metapos.id, Jakarta – Peneliti Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS), Edna Caroline, mengungkap temuan mengejutkan terkait operasional Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang disebut telah berjalan tanpa kehadiran otoritas negara sejak diresmikan pada 2019, di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Dalam pernyataannya melalui kanal Youtube Forum Keadilan TV pada Senin, 24 November 2025, Edna menjelaskan bahwa isu tersebut merupakan bagian dari persoalan “kebocoran” sektor pertambangan yang sudah dikritisi sejak Pilpres 2014.

BACA JUGA

Pasien Cuci Darah Bawa Gugatan ke MK, Minta Iuran BPJS Berlaku untuk Semua

Botok Pati Kecewa Puan Absen Temui Massa

Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto belakangan memerintahkan TNI menggelar latihan di kawasan rawan tambang ilegal, termasuk Morowali dan Bangka Belitung. Namun temuan di Morowali dinilai paling mencolok.

Menurut Edna, kawasan industri seluas 4.000 hektare itu memiliki bandara yang beroperasi tanpa keberadaan aparat negara, sehingga mobilitas orang maupun barang tidak terpantau.

“Infonya aparat keamanan saja tidak bisa masuk. Itu berarti akses keluar masuk sangat tertutup,” ujarnya.

Edna menuturkan bahwa Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, saat meninjau latihan TNI di Morowali, membenarkan tidak adanya layanan bea cukai maupun imigrasi di bandara tersebut. Menhan menekankan bahwa “tidak boleh ada negara di dalam negara”.

Ia menambahkan, latihan TNI di daerah itu merupakan bagian dari latihan Komando Gabungan (Kogab) dengan skenario perebutan pangkalan udara. Namun yang lebih penting adalah sikap tegas Menhan soal kedaulatan dan pengawasan negara terhadap aktivitas pertambangan.

Edna mempertanyakan bagaimana bandara tersebut bisa beroperasi sejak 2019 tanpa pengawasan aparat negara. Ia mendorong publik mengawal langkah pemerintah setelah Menhan menyatakan akan melaporkan temuan itu kepada Presiden Prabowo.

Menurutnya, kehadiran petugas bea cukai, imigrasi, serta AirNav sangat diperlukan untuk menjamin keamanan, keselamatan penerbangan, dan regulasi udara.

Edna juga menyoroti perlunya penelusuran mengenai pihak yang pertama kali mengeluarkan izin pembangunan bandara tersebut, mengingat IMIP berdiri sejak 2010 dan mengalami perkembangan besar di era Jokowi.

Tags: BandaraBea cukaikebocoranMetapos.idMorowaliPertambanganPT imip
Previous Post

Milan Kian Percaya Diri Kejar Scudetto Usai Tumbangkan Inter

Next Post

Target Pemerintah: Kemiskinan Ekstrem Ditekan hingga Nol Persen pada 2026

Related Posts

Pasien Cuci Darah Bawa Gugatan ke MK, Minta Iuran BPJS Berlaku untuk Semua
Nasional

Pasien Cuci Darah Bawa Gugatan ke MK, Minta Iuran BPJS Berlaku untuk Semua

28 August 2026
Botok Pati Kecewa Puan Absen Temui Massa
Nasional

Botok Pati Kecewa Puan Absen Temui Massa

28 August 2026
Prabowo Soroti Cita-cita Pendiri NU untuk Indonesia yang Makmur
Nasional

Prabowo Soroti Cita-cita Pendiri NU untuk Indonesia yang Makmur

28 August 2026
TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan hingga Rp1,3 miliar bagi masyarakat terdampak gempa NTT, mencakup logistik, kesehatan, dapur umum, dan air bersih.
Nasional

TelkomGroup Perluas Bantuan Kemanusiaan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

27 August 2026
Nadiem Makarim berharap sidang banding terakhirnya menjadi momentum perbaikan penegakan hukum, sementara ahli menyoroti metodologi penghitungan kerugian negara.
Nasional

Jelang Sidang Banding, Nadiem Bicara Keadilan dan Hukum

27 August 2026
Ibu Korban Daycare Aresha Ungkap Penyesalan yang Menghantui
Nasional

Ibu Korban Daycare Aresha Ungkap Penyesalan yang Menghantui

27 August 2026
Next Post
Target Pemerintah: Kemiskinan Ekstrem Ditekan hingga Nol Persen pada 2026

Target Pemerintah: Kemiskinan Ekstrem Ditekan hingga Nol Persen pada 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini