Monday, October 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Target Pemerintah: Kemiskinan Ekstrem Ditekan hingga Nol Persen pada 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
25 November 2025
in Nasional
Target Pemerintah: Kemiskinan Ekstrem Ditekan hingga Nol Persen pada 2026

Metapos.id, Jakarta – Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule, menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan penurunan signifikan angka kemiskinan nasional. Hal itu diungkapkan dalam media gathering perdana BP Taskin di kantor mereka pada Senin, 24 November 2025.

Iwan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem turun menjadi nol persen pada 2026, sementara kemiskinan secara umum diturunkan hingga 4,5 persen pada tahun 2029.

BACA JUGA

83 Anak Jadi Korban, 11 Pengasuh Little Aresha Dituntut 5 Tahun

Keamanan Saudi Jadi Perhatian, Ini Pesan Penting Kemenhaj untuk Jemaah Umrah

“Per Maret, tingkat kemiskinan nasional berada di angka 8,47 persen. Presiden menargetkan agar angka tersebut bisa ditekan hingga 4,5 persen pada 2029,” ujar Iwan.

Ia menilai target tersebut realistis berkat integrasi sejumlah program pemerintah yang telah mulai dijalankan secara lebih terkoordinasi.

Lebih jauh, Iwan menyampaikan keyakinannya bahwa pencapaian bisa lebih cepat apabila Prabowo kembali memimpin pada periode selanjutnya.

“Jika Presiden Prabowo diberikan mandat lima tahun lagi, saya yakin kemiskinan bisa mencapai nol persen tanpa menunggu target jangka panjang 2045,” tegasnya.

Iwan menekankan pentingnya konsolidasi lintas kementerian dan percepatan penyederhanaan aturan sebagai kunci efektivitas penanggulangan kemiskinan.

“Banyak regulasi yang menghambat. Ini yang harus dipangkas. Bila birokrasi berjalan lambat, penurunan kemiskinan pun tidak akan signifikan,” tutupnya.

 

 

Tags: BP TaskinkemiskinanMetapos.idnol persenPrabowosignifikan
Previous Post

Bandara Tanpa Izin di Morowali Disebut Beroperasi Sejak Era Jokowi, ISDS Desak Pemerintah Usut Tuntas

Next Post

Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Umumkan Harapan Baru dan Kebijakan Strategis bagi Guru

Related Posts

83 Anak Jadi Korban, 11 Pengasuh Little Aresha Dituntut 5 Tahun
Nasional

83 Anak Jadi Korban, 11 Pengasuh Little Aresha Dituntut 5 Tahun

12 October 2026
Keamanan Saudi Jadi Perhatian, Ini Pesan Penting Kemenhaj untuk Jemaah Umrah
Nasional

Keamanan Saudi Jadi Perhatian, Ini Pesan Penting Kemenhaj untuk Jemaah Umrah

12 October 2026
Titik Api Karhutla Tembus 793, Kalteng Paling Terdampak
Nasional

Titik Api Karhutla Tembus 793, Kalteng Paling Terdampak

12 October 2026
Lima Partai Kompak Dukung Prabowo, Nama Cawapres Masih Misteri
Nasional

Lima Partai Kompak Dukung Prabowo, Nama Cawapres Masih Misteri

12 October 2026
Presiden Mesir El-Sisi Temui Prabowo, Kerja Sama Bilateral Dibahas
Nasional

Presiden Mesir El-Sisi Temui Prabowo, Kerja Sama Bilateral Dibahas

11 October 2026
Presiden Mesir Datang ke Jakarta, Ini Agenda Pertemuannya dengan Prabowo
Nasional

Presiden Mesir Datang ke Jakarta, Ini Agenda Pertemuannya dengan Prabowo

11 October 2026
Next Post
Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Umumkan Harapan Baru dan Kebijakan Strategis bagi Guru

Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Umumkan Harapan Baru dan Kebijakan Strategis bagi Guru

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini