Monday, April 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
Home Nasional

Target Pemerintah: Kemiskinan Ekstrem Ditekan hingga Nol Persen pada 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
25 November 2025
in Nasional
Target Pemerintah: Kemiskinan Ekstrem Ditekan hingga Nol Persen pada 2026

Metapos.id, Jakarta – Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule, menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan penurunan signifikan angka kemiskinan nasional. Hal itu diungkapkan dalam media gathering perdana BP Taskin di kantor mereka pada Senin, 24 November 2025.

Iwan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem turun menjadi nol persen pada 2026, sementara kemiskinan secara umum diturunkan hingga 4,5 persen pada tahun 2029.

BACA JUGA

Kecelakaan Kampung Rambutan Tewaskan Dua Orang, Bus dan Motor Terlibat

Prudential Indonesia Edukasi Kesehatan Masyarakat di Hari Kesehatan Dunia 2026

“Per Maret, tingkat kemiskinan nasional berada di angka 8,47 persen. Presiden menargetkan agar angka tersebut bisa ditekan hingga 4,5 persen pada 2029,” ujar Iwan.

Ia menilai target tersebut realistis berkat integrasi sejumlah program pemerintah yang telah mulai dijalankan secara lebih terkoordinasi.

Lebih jauh, Iwan menyampaikan keyakinannya bahwa pencapaian bisa lebih cepat apabila Prabowo kembali memimpin pada periode selanjutnya.

“Jika Presiden Prabowo diberikan mandat lima tahun lagi, saya yakin kemiskinan bisa mencapai nol persen tanpa menunggu target jangka panjang 2045,” tegasnya.

Iwan menekankan pentingnya konsolidasi lintas kementerian dan percepatan penyederhanaan aturan sebagai kunci efektivitas penanggulangan kemiskinan.

“Banyak regulasi yang menghambat. Ini yang harus dipangkas. Bila birokrasi berjalan lambat, penurunan kemiskinan pun tidak akan signifikan,” tutupnya.

 

 

Tags: BP TaskinkemiskinanMetapos.idnol persenPrabowosignifikan
Previous Post

Bandara Tanpa Izin di Morowali Disebut Beroperasi Sejak Era Jokowi, ISDS Desak Pemerintah Usut Tuntas

Next Post

Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Umumkan Harapan Baru dan Kebijakan Strategis bagi Guru

Related Posts

Kecelakaan Kampung Rambutan Tewaskan Dua Orang, Bus dan Motor Terlibat
Nasional

Kecelakaan Kampung Rambutan Tewaskan Dua Orang, Bus dan Motor Terlibat

13 April 2026
Prudential Indonesia Edukasi Kesehatan Masyarakat di Hari Kesehatan Dunia 2026
Nasional

Prudential Indonesia Edukasi Kesehatan Masyarakat di Hari Kesehatan Dunia 2026

13 April 2026
Batas Puasa Syawal 2026 Jatuh 18 April, Ini Penjelasannya
Nasional

Batas Puasa Syawal 2026 Jatuh 18 April, Ini Penjelasannya

11 April 2026
Pendaftaran SNBT 2026 Berlangsung, Catat Jadwal dan Tahapannya
Nasional

Pendaftaran SNBT 2026 Berlangsung, Catat Jadwal dan Tahapannya

11 April 2026
Polemik Ijazah, Jokowi Tegaskan Siap Tunjukkan di Pengadilan
Nasional

Polemik Ijazah, Jokowi Tegaskan Siap Tunjukkan di Pengadilan

11 April 2026
IRGC Tetapkan Rute Baru di Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata
Nasional

DPR Pertimbangkan Larangan Vape Masuk RUU Narkotika

10 April 2026
Next Post
Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Umumkan Harapan Baru dan Kebijakan Strategis bagi Guru

Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Umumkan Harapan Baru dan Kebijakan Strategis bagi Guru

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini