Metapos.id, Jakarta – PT ASABRI (Persero) terus memperkuat pelayanan kepada peserta melalui Layanan Kunjungan Penerima Pensiun (LKPP). Program ini ditujukan bagi penerima manfaat pensiun yang mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak dapat melakukan autentikasi digital maupun datang ke kantor layanan.
Melalui Kantor Cabang ASABRI Balikpapan, perusahaan melakukan kunjungan langsung ke rumah peserta untuk memastikan hak pensiun tetap tersalurkan. Langkah ini juga menjamin proses administrasi berjalan tepat waktu, tepat orang, tepat alamat, tepat jumlah, serta tertib administrasi.
Salah satu penerima layanan ialah Ibu Pudji Astuty, warakawuri almarhum PNS Kemhan Arbainsyah, yang kini mengalami penurunan kondisi kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, petugas turut memberikan dukungan moril kepada peserta dan keluarganya.
“Terima kasih, masih datang melihat saya. Doakan saya kembali sehat dan bisa berkunjung ke kantor,” ujar Ibu Pudji dengan suara pelan. Putrinya mengaku kunjungan ASABRI membuat keluarga merasa tenang karena hak pensiun sang ibu tetap diperhatikan.
ASABRI juga mengunjungi Ibu Linda Damayanti, warakawuri almarhum Aiptu Budi Sumaryono, yang menjalani perawatan di panti jompo. Meski mengalami kendala kesehatan, seluruh proses administrasi dan hak pensiunnya dipastikan tetap terpenuhi sesuai ketentuan.
Kepala Kantor Cabang ASABRI Balikpapan, Emergency Lima Tujuh, mengatakan layanan tersebut mencerminkan kepedulian perusahaan kepada peserta. Menurutnya, di balik setiap proses administrasi terdapat nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga.
Kepala Bidang Komunikasi Korporasi ASABRI, Kartika Rahmadayanti, menegaskan pelayanan bukan sekadar menyalurkan manfaat pensiun. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang inklusif,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya hadir bagi peserta yang membutuhkan.
Melalui program LKPP, ASABRI memastikan setiap peserta tetap memperoleh haknya meski menghadapi keterbatasan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari amanah perusahaan dalam memberikan pelayanan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta.







