Tuesday, April 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras Setelah Diduga Dibuntuti

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
14 March 2026
in Nasional
Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras Setelah Diduga Dibuntuti

Metapos.id, Jakarta – Aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, diduga telah menjadi sasaran pengawasan oleh orang tak dikenal beberapa hari sebelum insiden penyiraman air keras yang menimpanya di Jakarta.

Koalisi masyarakat sipil mengungkapkan adanya indikasi bahwa Andrie diikuti sejak dari kediamannya hingga sejumlah tempat yang ia kunjungi sebelum kejadian. Dugaan penguntitan tersebut juga terekam dalam kamera pengawas (CCTV), sehingga mereka menilai aparat kepolisian memiliki cukup petunjuk awal untuk menelusuri pelaku.

BACA JUGA

Prabowo Kunjungi RSUD Bekasi, Korban Kereta Masih Dirawat

Idul Adha 2026 Diprediksi 27 Mei, Berpotensi Libur Panjang

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Muhammad Isnur, menyatakan pihaknya mengantongi beberapa bukti yang mengarah pada dugaan pengawasan terhadap Andrie dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, jika penanganan kasus berjalan lambat, koalisi masyarakat sipil tidak menutup kemungkinan akan mengungkap temuan tersebut kepada publik.

Serangan terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.37 WIB. Saat itu Andrie baru saja menyelesaikan rekaman sebuah podcast di kantor YLBHI yang membahas isu remiliterisasi di Indonesia. Ketika ia melintas dengan sepeda motor di kawasan Salemba, Jakarta, seorang pengendara motor dari arah berlawanan diduga menyiramkan cairan keras ke arah wajahnya.

Akibat kejadian tersebut, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Konferensi pers terkait peristiwa ini digelar di kantor YLBHI dan dihadiri sejumlah tokoh dari kalangan masyarakat sipil, termasuk mantan penyidik KPK Novel Baswedan serta Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid.

Novel Baswedan menilai dari rekaman CCTV yang beredar terlihat adanya kemungkinan bahwa serangan tersebut tidak dilakukan secara spontan. Ia menduga ada keterlibatan lebih dari satu orang dalam pelaksanaan aksi tersebut di lapangan.

Sementara itu, Usman Hamid mengungkapkan bahwa Andrie sebelumnya sempat menerima berbagai bentuk tekanan, seperti panggilan telepon mencurigakan hingga kedatangan orang yang tidak dikenal. Hal tersebut disebut terjadi setelah Andrie menyampaikan kritik terhadap revisi Undang-Undang TNI.

Koalisi masyarakat sipil pun mendesak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius, tidak hanya menangkap pelaku di lapangan tetapi juga mengungkap pihak yang diduga menjadi dalang di balik serangan tersebut. Selain itu, mereka meminta negara memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi para pegiat hak asasi manusia.

Tags: AktivisAndrie YunusCCTVKontraSkritikluka bakarMetapos.idpenyiramanUsman HamidYLBHI
Previous Post

Arus Mudik Mulai Terlihat, 28 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta via Tol MBZ

Next Post

Cadangan Beras Nasional Menguat, Capai 4 Juta Ton

Related Posts

Prabowo Kunjungi RSUD Bekasi, Korban Kereta Masih Dirawat
Nasional

Prabowo Kunjungi RSUD Bekasi, Korban Kereta Masih Dirawat

28 April 2026
Xavi Simons Cedera ACL, Tottenham Kehilangan hingga Akhir Musim
Nasional

Idul Adha 2026 Diprediksi 27 Mei, Berpotensi Libur Panjang

28 April 2026
Tragedi Kereta Bekasi Timur 2026, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Tewas
Nasional

Tragedi Kereta Bekasi Timur 2026, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Tewas

28 April 2026
KRL dan Kereta Jarak Jauh Tabrakan di Bekasi Timur, KAI Minta Maaf
Nasional

KRL dan Kereta Jarak Jauh Tabrakan di Bekasi Timur, KAI Minta Maaf

28 April 2026
Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur
Nasional

Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

27 April 2026
May Day 2026 Membludak! 400 Ribu Buruh dan Ojol Siap Padati Monas
Nasional

May Day 2026 Membludak! 400 Ribu Buruh dan Ojol Siap Padati Monas

27 April 2026
Next Post
Cadangan Beras Nasional Menguat, Capai 4 Juta Ton

Cadangan Beras Nasional Menguat, Capai 4 Juta Ton

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini