Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras Setelah Diduga Dibuntuti

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
14 March 2026
in Nasional
Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras Setelah Diduga Dibuntuti

Metapos.id, Jakarta – Aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, diduga telah menjadi sasaran pengawasan oleh orang tak dikenal beberapa hari sebelum insiden penyiraman air keras yang menimpanya di Jakarta.

Koalisi masyarakat sipil mengungkapkan adanya indikasi bahwa Andrie diikuti sejak dari kediamannya hingga sejumlah tempat yang ia kunjungi sebelum kejadian. Dugaan penguntitan tersebut juga terekam dalam kamera pengawas (CCTV), sehingga mereka menilai aparat kepolisian memiliki cukup petunjuk awal untuk menelusuri pelaku.

BACA JUGA

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran

Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Muhammad Isnur, menyatakan pihaknya mengantongi beberapa bukti yang mengarah pada dugaan pengawasan terhadap Andrie dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, jika penanganan kasus berjalan lambat, koalisi masyarakat sipil tidak menutup kemungkinan akan mengungkap temuan tersebut kepada publik.

Serangan terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.37 WIB. Saat itu Andrie baru saja menyelesaikan rekaman sebuah podcast di kantor YLBHI yang membahas isu remiliterisasi di Indonesia. Ketika ia melintas dengan sepeda motor di kawasan Salemba, Jakarta, seorang pengendara motor dari arah berlawanan diduga menyiramkan cairan keras ke arah wajahnya.

Akibat kejadian tersebut, Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Konferensi pers terkait peristiwa ini digelar di kantor YLBHI dan dihadiri sejumlah tokoh dari kalangan masyarakat sipil, termasuk mantan penyidik KPK Novel Baswedan serta Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid.

Novel Baswedan menilai dari rekaman CCTV yang beredar terlihat adanya kemungkinan bahwa serangan tersebut tidak dilakukan secara spontan. Ia menduga ada keterlibatan lebih dari satu orang dalam pelaksanaan aksi tersebut di lapangan.

Sementara itu, Usman Hamid mengungkapkan bahwa Andrie sebelumnya sempat menerima berbagai bentuk tekanan, seperti panggilan telepon mencurigakan hingga kedatangan orang yang tidak dikenal. Hal tersebut disebut terjadi setelah Andrie menyampaikan kritik terhadap revisi Undang-Undang TNI.

Koalisi masyarakat sipil pun mendesak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius, tidak hanya menangkap pelaku di lapangan tetapi juga mengungkap pihak yang diduga menjadi dalang di balik serangan tersebut. Selain itu, mereka meminta negara memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi para pegiat hak asasi manusia.

Tags: AktivisAndrie YunusCCTVKontraSkritikluka bakarMetapos.idpenyiramanUsman HamidYLBHI
Previous Post

Arus Mudik Mulai Terlihat, 28 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta via Tol MBZ

Next Post

Cadangan Beras Nasional Menguat, Capai 4 Juta Ton

Related Posts

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran
Nasional

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran

27 October 2026
Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor
Nasional

Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor

27 October 2026
Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi
Nasional

Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi

27 October 2026
Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya
Nasional

Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya

27 October 2026
Yusril Jelaskan Sikap Prabowo di Tengah Wacana Perubahan Definisi Korupsi
Nasional

Yusril Jelaskan Sikap Prabowo di Tengah Wacana Perubahan Definisi Korupsi

27 October 2026
Karhutla di Toraja Utara Bakar Liang Makam Tradisional di Tebing Batu
Nasional

Karhutla di Toraja Utara Bakar Liang Makam Tradisional di Tebing Batu

27 October 2026
Next Post
Cadangan Beras Nasional Menguat, Capai 4 Juta Ton

Cadangan Beras Nasional Menguat, Capai 4 Juta Ton

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini