Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Tim Hukum Nadiem Makarim Adukan Dugaan Intimidasi Saksi ke KY

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 July 2026
in Nasional
Tim Hukum Nadiem Makarim Adukan Dugaan Intimidasi Saksi ke KY

Metapos.id, Jakarta – Tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, melakukan audiensi dengan Tim 6 Pemeriksa Komisi Yudisial (KY) pada Selasa (28/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, mereka memaparkan laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh majelis hakim yang mengadili perkara Nadiem, termasuk dugaan intimidasi terhadap saksi selama persidangan.

Kuasa hukum Nadiem, Tabrani Abby, mengatakan Tim Pemeriksa KY meminta sejumlah dokumen tambahan untuk mendalami laporan tersebut. Dokumen yang diminta meliputi rekaman utuh persidangan, transkrip sidang, serta kehadiran saksi pada pemeriksaan lanjutan.

BACA JUGA

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran

Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor

“Kita menyampaikan kembali isi laporan kita secara detail. Kita mendengarkan tanggapan dari Tim 6 pemeriksa,” ujar Tabrani. Ia menambahkan, hingga kini tidak ada kekurangan bukti yang bersifat esensial, namun KY tetap memerlukan video persidangan lengkap sebagai bahan pemeriksaan.

Tabrani menjelaskan audiensi tersebut masih sebatas mendengarkan penjelasan dari pihak pelapor. Menurutnya, Tim Pemeriksa KY belum mengambil keputusan apa pun dan selanjutnya akan memeriksa pihak terlapor beserta saksi sebelum mengeluarkan rekomendasi.

Sementara itu, kuasa hukum Nadiem lainnya, Zahid Mushafi, mengatakan pihaknya juga meminta KY mengklarifikasi informasi mengenai dugaan adanya intervensi terhadap majelis hakim dalam proses pemeriksaan hingga pengambilan putusan perkara tersebut. Ia juga menyinggung rekomendasi sanksi non-palu selama enam bulan terhadap ketua majelis hakim yang disebut telah disampaikan kepada Mahkamah Agung.

Menurut Zahid, laporan yang diajukan berfokus pada dugaan pelanggaran kode etik selama persidangan, bukan pada pokok perkara pidana yang sedang berjalan. Salah satu poin yang dipersoalkan adalah dugaan sikap majelis hakim yang dinilai tidak imparsial, termasuk adanya tekanan atau intimidasi terhadap saksi.

“Majelis hakim wajib menyampaikan hak-hak terdakwa setelah putusan dibacakan. Itu juga menjadi salah satu poin yang kami laporkan,” kata Zahid merujuk pada ketentuan Pasal 249 ayat (3) KUHAP yang menurutnya tidak dijalankan dalam persidangan tersebut.

Terkait proses hukum pokok perkara, Zahid memastikan tim kuasa hukum akan menempuh upaya banding. Sidang banding dijadwalkan mulai berlangsung pada 5 Agustus 2026 di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, sementara pihaknya menunggu proses pemeriksaan etik yang tengah dilakukan oleh Komisi Yudisial.

Tags: bandingintimidasi saksiKomisi YudisialKYNadiem Makarimpelanggaran etik hakim
Previous Post

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Menteri Bermasalah

Next Post

BINUS University Buka Beasiswa 2027/2028 untuk Talenta Muda Indonesia

Related Posts

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran
Nasional

Baru Hari Pertama, Operasi Patuh Jaya Catat 103 Ribu Pelanggaran

27 October 2026
Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor
Nasional

Gus Ipul Sebut Warga Masih Kesulitan Daftar Bansos Digital karena Tiga Faktor

27 October 2026
Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi
Nasional

Meutya Hafid Minta Polri Tindak Tegas Judol dan Penjualan Data Pribadi

27 October 2026
Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya
Nasional

Kemnaker Buka Magang Nasional Batch 3 Hari Ini, Siapkan Persyaratannya

27 October 2026
Yusril Jelaskan Sikap Prabowo di Tengah Wacana Perubahan Definisi Korupsi
Nasional

Yusril Jelaskan Sikap Prabowo di Tengah Wacana Perubahan Definisi Korupsi

27 October 2026
Karhutla di Toraja Utara Bakar Liang Makam Tradisional di Tebing Batu
Nasional

Karhutla di Toraja Utara Bakar Liang Makam Tradisional di Tebing Batu

27 October 2026
Next Post
Tim Hukum Nadiem Makarim Adukan Dugaan Intimidasi Saksi ke KY

BINUS University Buka Beasiswa 2027/2028 untuk Talenta Muda Indonesia

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini