Saturday, April 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Akademisi Nilai MBG Justru Menguatkan Sistem Pendidikan Nasional

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
23 January 2026
in Nasional
Ahli Kesehatan Anak: Program Makan Bergizi Gratis Perlu Sinergi Semua Pihak untuk Maksimalkan Manfaatnya

Metapos.id, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik menyusul anggapan bahwa kebijakan tersebut berpotensi membebani sektor pendidikan. Namun, pandangan tersebut dinilai tidak tepat oleh sejumlah akademisi yang menilai MBG dan pendidikan justru saling melengkapi.

 

BACA JUGA

Layanan Makan Jamaah Haji 2026 Dimulai di Madinah, Sajikan Menu Indonesia Bergizi

Siapa Agnes Aditya Rahajeng? Juara Puteri Indonesia 2026

Program MBG dipandang sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda. Pemenuhan gizi dinilai tidak dapat dipisahkan dari proses pendidikan karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar anak.

 

Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi IPB University, Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, menegaskan bahwa MBG seharusnya tidak dipersepsikan sebagai beban bagi dunia pendidikan. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan itu sendiri.

 

“MBG adalah bagian dari pendidikan. Program ini juga berperan dalam membangun nasionalisme dan membantu pengentasan kemiskinan. Tidak seharusnya peran guru dan program gizi dipertentangkan, keduanya harus berjalan bersama,” ujar Prof. Ahmad.

 

Pandangan tersebut sejalan dengan pernyataan Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch, Iskandar Sitorus. Ia mengkritik keras narasi publik yang membandingkan anggaran pendidikan dengan program MBG. Menurutnya, cara berpikir tersebut mengabaikan kebutuhan dasar anak.

 

“Anak tidak akan mampu belajar secara optimal jika dalam kondisi lapar. Nutrisi dan pendidikan adalah hak konstitusional yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan,” katanya.

 

Iskandar menegaskan bahwa kecukupan gizi merupakan fondasi utama dalam proses pendidikan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kekurangan nutrisi berdampak langsung pada konsentrasi, daya serap, serta perkembangan kognitif anak.

 

“Jika fondasi gizinya rapuh, maka hasil pendidikannya juga tidak akan maksimal,” ujarnya.

 

Secara ilmiah, pentingnya pemenuhan gizi harian telah terbukti. Prof. Ahmad menjelaskan bahwa anak dengan asupan gizi seimbang cenderung memiliki konsentrasi yang lebih baik, daya ingat lebih kuat, serta prestasi akademik yang lebih stabil.

 

“Banyak studi internasional membuktikan bahwa status gizi yang baik berkorelasi positif dengan kemampuan kognitif dan performa belajar anak,” jelasnya.

 

Praktik serupa telah lama diterapkan di berbagai negara maju. Di Amerika Serikat, misalnya, program makan sekolah seperti School Breakfast Program dan National School Lunch Program menjadi bagian dari kebijakan nasional. Melalui program tersebut, sekolah berperan aktif memastikan kebutuhan gizi siswa terpenuhi sehingga mereka dapat belajar dengan optimal.

 

Selain berdampak pada peserta didik, MBG juga dinilai memiliki potensi efek pengganda bagi perekonomian. Dengan perencanaan yang tepat, program ini dapat melibatkan UMKM, petani, serta produsen pangan lokal dalam rantai pasok nasional.

 

Pengalaman Amerika Serikat melalui program Women, Infant, and Child (WIC) menunjukkan bahwa intervensi gizi yang dikelola negara tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat sektor pertanian dan kesejahteraan ekonomi.

Tags: Guru Besar IPBMBGMetapos.idProgram Makan Bergizi Gratis
Previous Post

Pembukaan Numofest Jakarta

Next Post

Lewat NumoFest, Netzme Dorong Literasi Keuangan UMKM dengan Game Gang Dagang

Related Posts

Layanan Makan Jamaah Haji 2026 Dimulai di Madinah, Sajikan Menu Indonesia Bergizi
Nasional

Layanan Makan Jamaah Haji 2026 Dimulai di Madinah, Sajikan Menu Indonesia Bergizi

25 April 2026
Siapa Agnes Aditya Rahajeng? Juara Puteri Indonesia 2026
Nasional

Siapa Agnes Aditya Rahajeng? Juara Puteri Indonesia 2026

25 April 2026
Heboh Tanah Abang, Sopir Angkot Bakar Sesama Driver karena Antrean
Nasional

Heboh Tanah Abang, Sopir Angkot Bakar Sesama Driver karena Antrean

25 April 2026
Jakarta Terapkan Pemadaman Lampu Tiga Kali, Berikut Waktu Pelaksanaannya
Nasional

Jakarta Terapkan Pemadaman Lampu Tiga Kali, Berikut Waktu Pelaksanaannya

24 April 2026
Dokter Spesialis Soroti Peran MBG untuk SDM Indonesia Emas 2045
Nasional

Dokter Spesialis Soroti Peran MBG untuk SDM Indonesia Emas 2045

24 April 2026
Kasus Kuota Haji 2023–2024: KPK Blokir Dua Tersangka Pergi ke Luar Negeri
Nasional

Kasus Kuota Haji 2023–2024: KPK Blokir Dua Tersangka Pergi ke Luar Negeri

24 April 2026
Next Post
Pembukaan Numofest Jakarta

Lewat NumoFest, Netzme Dorong Literasi Keuangan UMKM dengan Game Gang Dagang

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini