Saturday, November 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ahli Gizi Ungkap Kunci Sukses dan Tantangan Program Makanan Bergizi di Sekolah

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
31 October 2025
in Nasional
Ahli Kesehatan Anak: Program Makan Bergizi Gratis Perlu Sinergi Semua Pihak untuk Maksimalkan Manfaatnya

Metapos.id, Jakarta – Program Makanan Bergizi (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan angka gizi buruk di Indonesia. Bagi para ahli gizi, inisiatif ini bukan hanya sekadar pemberian makanan, tetapi juga investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045. Namun, sejauh mana efektivitasnya di lapangan dan tantangan apa yang dihadapi?

 

BACA JUGA

Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini

Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla

Menurut Mochammad Rizal, MS, RD — ahli gizi yang kini menempuh studi doktoral di bidang International Nutrition di Cornell University, Amerika Serikat — Indonesia sedang menghadapi fenomena triple burden of malnutrition atau beban gizi ganda, yakni stunting, anemia, dan obesitas yang kian meningkat, terutama di kalangan anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

 

“Masalah gizi yang kita hadapi saat ini tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan. Dampaknya bisa sampai ke penurunan kualitas hidup, tingkat kecerdasan, bahkan produktivitas ekonomi anak di masa depan. Itulah sebabnya pemerintah menyebut MBG sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” ujar Rizal.

 

Secara ideal, intervensi gizi paling efektif adalah pada ibu hamil hingga anak usia dua tahun. Namun, melalui MBG, pemerintah menargetkan pemenuhan gizi anak-anak sekolah dari keluarga menengah ke bawah. Jika dijalankan secara konsisten dan tepat sasaran, program ini berpotensi menurunkan angka anemia serta meningkatkan kesehatan anak-anak Indonesia.

 

“Dalam jangka pendek, kita bisa melihat perubahan nyata, seperti perbaikan status gizi dan penurunan anemia. Anak-anak yang tumbuh sehat hari ini akan menjadi generasi bebas stunting di masa depan,” tambahnya.

 

Selain manfaat kesehatan, MBG diharapkan juga meningkatkan semangat belajar anak. Ketika kebutuhan gizi terpenuhi, konsentrasi dan performa belajar pun akan lebih baik. Program ini juga diyakini mampu memperkuat rantai pasok pangan lokal dengan melibatkan petani, nelayan, dan penyedia katering daerah.

 

Namun, pelaksanaan MBG masih dihadapkan pada sejumlah kendala. Salah satunya adalah kebiasaan makan anak yang terbiasa dengan ultra processed food (UPF) seperti jajanan tinggi gula, garam, dan lemak.

 

“Menu bergizi ideal terkadang tidak dihabiskan karena anak-anak belum terbiasa. Tapi menggantinya dengan makanan olahan seperti nugget atau sosis agar habis justru menggeser tujuan utama program. Jadi perlu ada pendekatan bertahap untuk mengubah perilaku makan siswa,” jelas Rizal.

 

Monitoring dan Evaluasi di Sekolah

 

Untuk memantau dampak program, sekolah diwajibkan melakukan evaluasi rutin terhadap konsumsi makanan, sisa makanan, serta kejadian tak terduga yang berkaitan dengan keamanan pangan. Panduan ini tercantum dalam Panduan Implementasi Program MBG di Satuan Pendidikan yang disusun oleh Kemendikdasmen pada 2025.

 

Sekolah juga diminta melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh siswa setiap enam bulan sekali. Selain itu, perubahan perilaku siswa dalam menerapkan pola makan sehat dan perilaku hidup bersih juga menjadi aspek penting dalam evaluasi.

 

Data komprehensif yang dikumpulkan — mulai dari jumlah penerima manfaat, menu yang disajikan, tingkat food waste, hingga status gizi siswa — akan menjadi landasan penting untuk penilaian dan penyempurnaan kebijakan MBG ke depan.

 

Tantangan SDM dan Keamanan Pangan

 

Rizal menyoroti pentingnya peran ahli gizi dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan aman dan tepat gizi. Namun, ia menilai rasio tenaga gizi yang ada saat ini masih belum ideal.

 

“Bayangkan, satu ahli gizi harus memantau hingga 3.000–4.000 porsi makanan. Itu sangat berat dan bisa meningkatkan risiko keamanan pangan. Tapi kabar baiknya, regulasi terbaru sudah membatasi maksimal produksi hanya 2.000 porsi per satuan penyedia pangan bergizi (SPPG),” katanya.

 

Selain memastikan menu bergizi, ahli gizi juga berperan dalam memberikan edukasi kepada siswa dan keluarga mengenai pentingnya pola makan seimbang. Edukasi ini diharapkan membangun kesadaran jangka panjang terhadap perilaku makan sehat.

 

“Program ini masih baru, jadi wajar jika masih banyak yang perlu dibenahi. Masukan konstruktif dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menyempurnakannya,” tutup Rizal.

 

Program MBG merupakan inisiatif besar lintas sektor yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat. Dengan implementasi yang tepat serta pengawasan yang konsisten, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan produktif.

Tags: ahli giziMetapos.idPemerintahProgram mbgvisi Indonesia Emas 2045
Previous Post

Prabowo Diprediksi Tak Akan Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Next Post

Jepret Difoto Tanpa Izin di Ruang Publik? Komdigi Warga Berhak Menggugat

Related Posts

Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini
Nasional

Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini

6 November 2026
Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla
Nasional

Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla

6 November 2026
Gus Ipul Ungkap Kakek Prabowo Lolos Syarat Usulan Pahlawan Nasional 2026
Nasional

Gus Ipul Ungkap Kakek Prabowo Lolos Syarat Usulan Pahlawan Nasional 2026

5 November 2026
Bertemu Kapolri Suyudi, Ketua KY Bahas Keamanan Lingkungan Pengadilan
Nasional

Bertemu Kapolri Suyudi, Ketua KY Bahas Keamanan Lingkungan Pengadilan

5 November 2026
RUU Perampasan Aset Atur Pengembalian Harta Sitaan kepada Korban Penipuan
Nasional

RUU Perampasan Aset Atur Pengembalian Harta Sitaan kepada Korban Penipuan

5 November 2026
Bertemu Prabowo, Menbud Bahas Calon Penerima Gelar Pahlawan Nasional
Nasional

Bertemu Prabowo, Menbud Bahas Calon Penerima Gelar Pahlawan Nasional

5 November 2026
Next Post
Jepret Difoto Tanpa Izin di Ruang Publik? Komdigi Warga Berhak Menggugat

Jepret Difoto Tanpa Izin di Ruang Publik? Komdigi Warga Berhak Menggugat

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini