Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Jepang Akan Kirim Peralatan Militer ke Kamboja untuk Pertama Kalinya

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
20 July 2026
in Internasional
Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km

Metapos.id, Jakarta – Jepang berencana memasok peralatan militer ke Kamboja sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan pertahanan kedua negara. Langkah tersebut menjadi tonggak baru dalam kerja sama keamanan antara Tokyo dan Phnom Penh di tengah dinamika geopolitik kawasan Asia yang terus berkembang.

Rencana tersebut disampaikan setelah pertemuan Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet. Keduanya sepakat meningkatkan kolaborasi di bidang pertahanan, termasuk melalui pemberian bantuan peralatan militer.

BACA JUGA

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

Bantuan itu akan diberikan melalui program Official Security Assistance (OSA) yang diluncurkan Jepang pada 2023. Skema tersebut memungkinkan Tokyo memberikan dukungan peralatan dan infrastruktur keamanan kepada negara-negara mitra yang memiliki kepentingan strategis.

Meski belum merinci jenis peralatan yang akan dikirim, pemerintah Jepang memastikan bantuan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pertahanan Kamboja. Program ini juga diharapkan memperkuat stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang semakin aktif memperluas kerja sama keamanan dengan negara-negara Asia Tenggara. Kebijakan tersebut sejalan dengan strategi Tokyo untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan stabil.

Sementara itu, Kamboja menyambut positif rencana kerja sama tersebut sebagai bentuk penguatan hubungan bilateral. Pemerintah Phnom Penh juga berharap kolaborasi di sektor pertahanan dapat berkembang seiring meningkatnya kerja sama di bidang ekonomi dan pembangunan.

Selain bantuan peralatan militer, kedua negara juga berkomitmen mempererat pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kerja sama pelatihan bagi personel pertahanan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat hubungan jangka panjang antara Jepang dan Kamboja.

Rencana pengiriman peralatan militer tersebut menandai babak baru hubungan pertahanan Jepang dan Kamboja. Di tengah meningkatnya tantangan keamanan regional, kerja sama ini dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat stabilitas serta menciptakan keseimbangan strategis di kawasan Asia.

Tags: bantuan militerHeadlineJepangKambojakeamanan Asiakerja sama pertahananMetapos.idperalatan militer
Previous Post

Isu Sarwendah Pindah Rumah Mewah Mencuat, Kuasa Hukum Ruben Onsu Ungkap Dugaan Penyebab

Next Post

Argentina Libur Nasional Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasan Presiden Milei

Related Posts

Donald Trump
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Gunung Pickaxe

5 September 2026
TOEFL, GRE, Iran, Amerika Serikat, sanksi AS, pelajar Iran, ETS, pendidikan Iran
Internasional

AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terdampak

4 September 2026
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal pada usia 89 tahun dengan kekayaan sekitar Rp867 triliun yang telah dipersiapkan untuk Kühne Foundation. (Foto/Kuehne+Nagel)
Internasional

Klaus-Michael Kühne Wafat, Harta Beralih ke Yayasan

3 September 2026
Singapura menyiapkan lebih dari 300 pusat pendingin untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas dan suhu ekstrem yang berpotensi terjadi.
Internasional

Singapura Siapkan 300 Pusat Pendingin Hadapi Gelombang Panas

2 September 2026
Perusahaan AS NABEP akan mengambil alih sejumlah ladang minyak Venezuela yang sebelumnya dikelola perusahaan China dan Rusia dalam kesepakatan Washington-Caracas.
Internasional

AS Ambil Alih Ladang Minyak Rusia-China di Venezuela

2 September 2026
Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat membentuk sekretariat untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Pakta Pertahanan Makkah.
Internasional

Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Sekretariat Pakta Makkah

2 September 2026
Next Post
Argentina Libur Nasional Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasan Presiden Milei

Argentina Libur Nasional Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasan Presiden Milei

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini