Friday, July 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Sulit Diberantas dari Perairan Asia Tenggara

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 July 2026
in Nasional
Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Sulit Diberantas dari Perairan Asia Tenggara

Metapos.id, Jakarta – Populasi ikan sapu-sapu terus meningkat dan mendominasi sejumlah sungai di Indonesia maupun Malaysia. Spesies invasif yang berasal dari Amerika Selatan itu dinilai menjadi ancaman serius bagi kelestarian ekosistem perairan karena mampu menggeser keberadaan ikan-ikan lokal.

Di Jakarta, ikan sapu-sapu kini banyak ditemukan di Sungai Ciliwung, waduk, dan saluran air lainnya. Keberadaannya disebut telah mengurangi populasi berbagai jenis ikan asli, seperti gabus, baung merah, dan wader.

BACA JUGA

Roy Suryo Optimistis Lolos dari Status Tersangka, Ini Alasan Tim Hukumnya

Kedatangan Hotman Paris ke Kejagung Bikin Heboh, Siap Bela Febrie Adriansyah?

Fenomena serupa juga terjadi di Malaysia. Departemen Perikanan Malaysia memperkirakan sekitar 80 hingga 90 persen populasi ikan di sejumlah wilayah Lembah Klang telah didominasi ikan sapu-sapu, sehingga mengancam kelangsungan spesies lokal.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan penangkapan massal sejak pertengahan April 2026. Dalam waktu sepekan, lebih dari 10 ton ikan sapu-sapu berhasil diangkat dari sejumlah sungai dan saluran air.

Meski demikian, para ahli menilai langkah tersebut belum cukup efektif untuk menekan populasinya. Ikan sapu-sapu memiliki kemampuan berkembang biak dengan sangat cepat, mampu bertelur ratusan butir dalam sekali pemijahan, serta tidak memiliki predator alami di perairan Asia Tenggara.

Selain itu, spesies ini mampu bertahan hidup di perairan yang tercemar karena dapat mengambil oksigen langsung dari udara. Kemampuan tersebut membuat ikan sapu-sapu lebih mudah beradaptasi dibandingkan ikan lokal.

Para peneliti juga mengingatkan bahwa ikan sapu-sapu dapat mengandung logam berat seperti timbal dan arsenik akibat hidup di dasar sungai yang tercemar. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mengonsumsinya meskipun populasinya melimpah.

Para pakar menilai pengendalian pencemaran sungai, pengawasan terhadap pelepasan spesies asing, serta edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar penyebaran ikan sapu-sapu tidak semakin meluas.

Tags: EkosistemIkan sapu-sapuJakartaMalaysiaMetapos.idspesies invasifSungai Ciliwung
Previous Post

Timur Tengah Kembali Bergejolak, AS Hantam Wilayah Strategis Iran

Next Post

Trump Ubah Aturan Visa, Mahasiswa Asing dan Jurnalis Terancam

Related Posts

Roy Suryo Optimistis Lolos dari Status Tersangka, Ini Alasan Tim Hukumnya
Nasional

Roy Suryo Optimistis Lolos dari Status Tersangka, Ini Alasan Tim Hukumnya

17 July 2026
Kedatangan Hotman Paris ke Kejagung Bikin Heboh, Siap Bela Febrie Adriansyah?
Nasional

Kedatangan Hotman Paris ke Kejagung Bikin Heboh, Siap Bela Febrie Adriansyah?

17 July 2026
ASABRI Permudah Layanan Pensiun bagi Warakawuri dan Purnawirawan di Jailolo
Nasional

ASABRI Permudah Layanan Pensiun bagi Warakawuri dan Purnawirawan di Jailolo

17 July 2026
KPK Tutup Laporan Amplop Raja Juli, Lalu Bagaimana Nasib Kasusnya?
Nasional

KPK Tutup Laporan Amplop Raja Juli, Lalu Bagaimana Nasib Kasusnya?

17 July 2026
PAM Jaya Umumkan Gangguan Distribusi Air Bersih, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Nasional

PAM Jaya Umumkan Gangguan Distribusi Air Bersih, Ini Daftar Wilayah Terdampak

17 July 2026
Ledakan Dahsyat Guncang Gudang Amunisi TNI di Madiun, 1 Tewas 7 Terluka
Nasional

Ledakan Dahsyat Guncang Gudang Amunisi TNI di Madiun, 1 Tewas 7 Terluka

16 July 2026
Next Post
Dokter Ungkap Tanda Awal Penyakit Liver yang Sering Disangka GERD

Trump Ubah Aturan Visa, Mahasiswa Asing dan Jurnalis Terancam

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini