Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Kertanegara, Jakarta. Agenda tersebut membahas perkembangan program pemerintah sekaligus mengevaluasi hasil kunjungan kerja ke luar negeri.
Dalam kesempatan itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, melaporkan hasil lawatan kerjanya ke Amerika Serikat serta beberapa negara di kawasan Eropa dan Asia.
Sejumlah pejabat turut mengikuti pertemuan tersebut. Mereka meliputi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Mengacu pada informasi yang disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet, pemerintah melihat adanya peningkatan minat investor internasional terhadap Indonesia. Selain itu, arus investasi juga disebut terus mengarah ke berbagai sektor strategis nasional.
Pemerintah menilai perkembangan tersebut menjadi indikator bertambahnya kepercayaan global terhadap prospek ekonomi Indonesia. Karena itu, Presiden meminta agar data dan capaian investasi dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat.
Prabowo juga menginstruksikan Rosan untuk menyiapkan penyampaian data secara resmi. Setelah itu, pemerintah menjadwalkan pemaparan kepada publik pada Senin, 15 Juni 2026, di Istana Merdeka.
Melalui langkah tersebut, pemerintah ingin memperkuat keterbukaan informasi. Sementara itu, masyarakat diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan investasi nasional.







