Tuesday, September 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
30 March 2026
in Internasional
Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Rusia mengambil langkah tegas dengan mengusir seorang diplomat Inggris yang bertugas di Moskow. Keputusan tersebut diambil setelah badan keamanan Rusia menilai diplomat itu terlibat dalam aktivitas intelijen yang dinilai membahayakan kepentingan negara.

Berdasarkan pemberitaan media Rusia yang mengutip dinas keamanan FSB, diplomat bernama Albertus Gerhardus Janse Van Rensburg diduga melakukan kegiatan spionase yang bersifat merugikan. Otoritas setempat pun mencabut status diplomatiknya dan memberikan batas waktu dua pekan untuk meninggalkan wilayah Rusia.

BACA JUGA

Trump Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping

Berat Badan Trump Naik 10 Kg, Dokter Soroti Risiko Kesehatan

Peristiwa ini kembali mempertegang hubungan antara Rusia dan Inggris, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap diwarnai aksi saling usir diplomat.

Praktik semacam ini umumnya berujung pada tindakan balasan dari masing-masing pihak.

Kementerian Luar Negeri Rusia telah memanggil perwakilan Inggris guna membahas persoalan tersebut. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh pihak Kedutaan Inggris.

Ketegangan antara kedua negara memang telah berlangsung lama dan semakin memburuk sejak konflik di Ukraina. Sejumlah kasus terdahulu, termasuk kematian Alexander Litvinenko pada 2006 dan insiden Sergei Skripal pada 2018, turut memperdalam kecurigaan serta tudingan terkait aktivitas spionase di antara keduanya.

Tags: aktivitas intelijenDiplomatInggrismengusirMetapos.idPemerintah rusia
Previous Post

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

Next Post

WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

Related Posts

Trump Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping
Internasional

Trump Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping

29 September 2026
Berat Badan Trump Naik 10 Kg, Dokter Soroti Risiko Kesehatan
Internasional

Berat Badan Trump Naik 10 Kg, Dokter Soroti Risiko Kesehatan

28 September 2026
Trump Disebut Tawarkan Senjata AS kepada Xi Jinping
Internasional

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS kepada Xi Jinping

28 September 2026
Comeback Dramatis, Spanyol Taklukkan Inggris 3-2 di Wembley
Internasional

Iran Pilih Diplomasi Hadapi Pembatasan Wilayah Udara

27 September 2026
Jika AS Kembali Menyerang, Iran Janji Beri Balasan Tegas
Internasional

Jika AS Kembali Menyerang, Iran Janji Beri Balasan Tegas

26 September 2026
NASA Hidupkan Lagi Pesawat Eksperimental Berkecepatan Ekstrem
Internasional

NASA Hidupkan Lagi Pesawat Eksperimental Berkecepatan Ekstrem

26 September 2026
Next Post
WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini