Friday, August 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
30 March 2026
in Internasional
Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Rusia mengambil langkah tegas dengan mengusir seorang diplomat Inggris yang bertugas di Moskow. Keputusan tersebut diambil setelah badan keamanan Rusia menilai diplomat itu terlibat dalam aktivitas intelijen yang dinilai membahayakan kepentingan negara.

Berdasarkan pemberitaan media Rusia yang mengutip dinas keamanan FSB, diplomat bernama Albertus Gerhardus Janse Van Rensburg diduga melakukan kegiatan spionase yang bersifat merugikan. Otoritas setempat pun mencabut status diplomatiknya dan memberikan batas waktu dua pekan untuk meninggalkan wilayah Rusia.

BACA JUGA

Karoline Leavitt Tinggalkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Akhir Agustus

Hindari Ancaman Pembunuhan, Trump Diam-diam Beralih ke Pesawat Air Force One Lama

Peristiwa ini kembali mempertegang hubungan antara Rusia dan Inggris, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap diwarnai aksi saling usir diplomat.

Praktik semacam ini umumnya berujung pada tindakan balasan dari masing-masing pihak.

Kementerian Luar Negeri Rusia telah memanggil perwakilan Inggris guna membahas persoalan tersebut. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh pihak Kedutaan Inggris.

Ketegangan antara kedua negara memang telah berlangsung lama dan semakin memburuk sejak konflik di Ukraina. Sejumlah kasus terdahulu, termasuk kematian Alexander Litvinenko pada 2006 dan insiden Sergei Skripal pada 2018, turut memperdalam kecurigaan serta tudingan terkait aktivitas spionase di antara keduanya.

Tags: aktivitas intelijenDiplomatInggrismengusirMetapos.idPemerintah rusia
Previous Post

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

Next Post

WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

Related Posts

Karoline Leavitt
Internasional

Karoline Leavitt Tinggalkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Akhir Agustus

13 August 2026
Timnas Belanda Punya Pelatih Baru, Xavi Hernandez Siap Bangun Era hingga 2030
Internasional

Hindari Ancaman Pembunuhan, Trump Diam-diam Beralih ke Pesawat Air Force One Lama

13 August 2026
Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras
Internasional

Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras

13 August 2026
Raja Charles III
Internasional

Raja Charles Dikabarkan Meninggal 3 Kali di Radio, Ofcom Temukan Pelanggaran Siaran

12 August 2026
Gempa Kolombia
Internasional

Gempa Dahsyat Kolombia Tewaskan 224 Orang, Tim SAR Masih Cari Korban Selamat

12 August 2026
Bezzecchi Siap Hadapi Ancaman Marc Marquez di MotoGP Aragon 2026
Internasional

Mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad Dijatuhi Hukuman Mati Secara In Absentia

12 August 2026
Next Post
WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini