Friday, May 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
30 March 2026
in Internasional
Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Rusia mengambil langkah tegas dengan mengusir seorang diplomat Inggris yang bertugas di Moskow. Keputusan tersebut diambil setelah badan keamanan Rusia menilai diplomat itu terlibat dalam aktivitas intelijen yang dinilai membahayakan kepentingan negara.

Berdasarkan pemberitaan media Rusia yang mengutip dinas keamanan FSB, diplomat bernama Albertus Gerhardus Janse Van Rensburg diduga melakukan kegiatan spionase yang bersifat merugikan. Otoritas setempat pun mencabut status diplomatiknya dan memberikan batas waktu dua pekan untuk meninggalkan wilayah Rusia.

BACA JUGA

Netanyahu Berisiko Kehilangan Kekuasaan Usai Konflik Koalisi Israel Memanas

Laporan UNESCO Ungkap Kesenjangan Akses Pendidikan Tinggi Dunia

Peristiwa ini kembali mempertegang hubungan antara Rusia dan Inggris, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap diwarnai aksi saling usir diplomat.

Praktik semacam ini umumnya berujung pada tindakan balasan dari masing-masing pihak.

Kementerian Luar Negeri Rusia telah memanggil perwakilan Inggris guna membahas persoalan tersebut. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh pihak Kedutaan Inggris.

Ketegangan antara kedua negara memang telah berlangsung lama dan semakin memburuk sejak konflik di Ukraina. Sejumlah kasus terdahulu, termasuk kematian Alexander Litvinenko pada 2006 dan insiden Sergei Skripal pada 2018, turut memperdalam kecurigaan serta tudingan terkait aktivitas spionase di antara keduanya.

Tags: aktivitas intelijenDiplomatInggrismengusirMetapos.idPemerintah rusia
Previous Post

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

Next Post

WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

Related Posts

Netanyahu Berisiko Kehilangan Kekuasaan Usai Konflik Koalisi Israel Memanas
Internasional

Netanyahu Berisiko Kehilangan Kekuasaan Usai Konflik Koalisi Israel Memanas

15 May 2026
Nadiem Akui Suasana Rumah Dipenuhi Tangis dan Haru Setelah Bebas Sementara
Internasional

Laporan UNESCO Ungkap Kesenjangan Akses Pendidikan Tinggi Dunia

13 May 2026
Rizky Ridho Akui Persija Tak Capai Target Musim Ini
Internasional

Trump Fokus Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir Meski Ekonomi AS Tertekan

13 May 2026
Pertama dalam 10 Tahun, Presiden AS Kembali Kunjungi China
Internasional

Pertama dalam 10 Tahun, Presiden AS Kembali Kunjungi China

13 May 2026
Dua Lipa Ajukan Gugatan terhadap Samsung atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta
Internasional

Dua Lipa Ajukan Gugatan terhadap Samsung atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

11 May 2026
Virus Hantavirus Diduga Menyebar di Kapal Pesiar, 3 Penumpang Meninggal
Internasional

Argentina Hadapi Lonjakan Hantavirus, Hubungan dengan WHO Memanas

9 May 2026
Next Post
WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

WOM Finance Gelar RUPS 2026, Bahas Kinerja hingga Strategi Penguatan Modal

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini