Metapos.id, Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) melalui Divisi Pemeringkatan Non Jasa Keuangan 1 (NF1) mencatat telah menerbitkan 270 publikasi peringkat terhadap 72 entitas sepanjang periode 1 Januari 2025 hingga 31 Januari 2026. Capaian ini khusus berasal dari aktivitas Divisi NF1 dan bukan merupakan total keseluruhan kinerja korporasi PEFINDO.
Berdasarkan tujuan pemeringkatan, komposisi terbesar berasal dari penarikan peringkat surat utang sebesar 34 persen, diikuti pemantauan jatuh tempo 24 persen, emisi surat utang 16 persen, pemantauan berkala 13 persen, peringkat perusahaan 11 persen, serta pemantauan khusus 2 persen.
Dari sisi prospek (outlook), sebanyak 99 persen entitas berada pada kategori stable dan 1 persen berada pada kategori negative. Komposisi tersebut menunjukkan mayoritas entitas yang diperingkat oleh Divisi NF1 memiliki fundamental yang relatif terjaga di tengah dinamika ekonomi.
Direktur Pemeringkatan PEFINDO menyampaikan bahwa aktivitas tersebut mencerminkan pergerakan pasar surat utang yang tetap berlangsung aktif.
“Realisasi 270 publikasi peringkat oleh Divisi NF1 mencerminkan dinamika pasar surat utang yang konsisten. Dominasi outlook stable menunjukkan fundamental entitas yang relatif tangguh. Kami akan terus menjaga independensi dan kualitas analisis dalam memberikan opini kredit yang kredibel guna mendukung kepercayaan investor serta stabilitas pasar,” ujarnya.
PEFINDO menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pemeringkatan yang objektif dan independen dalam mendukung transparansi pasar keuangan nasional.













