Monday, August 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BNI Perkuat Fundamental Bisnis di Bawah Danantara, Kredit Tembus Rp968,5 Triliun

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
10 August 2026
in Ekbis
Bank Negara Indonesia (BNI)

Bank Negara Indonesia (BNI)

Metapos.id, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat fundamental bisnis yang solid hingga semester I 2026 di tengah dinamika likuiditas perbankan serta kondisi ekonomi dan geopolitik global. Pertumbuhan kredit, struktur pendanaan, kualitas aset, serta transformasi digital menjadi sejumlah faktor yang menopang kinerja perseroan.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan perseroan terus mengarahkan pertumbuhan bisnis pada sektor dan ekosistem dengan prospek yang sehat. “Di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis, BNI mengarahkan sumber daya pada sektor dan ekosistem yang memiliki prospek pertumbuhan sehat,” ujar Putrama.

BACA JUGA

Emirates Datangkan Pesawat Raksasa ke Indonesia, Pertamina Siapkan Pasokan Avtur

Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing

Hingga akhir Juni 2026, kredit BNI tumbuh 24,4% secara tahunan menjadi Rp968,5 triliun dengan portofolio yang tersebar pada segmen korporasi, menengah, UMKM, hingga konsumer. Ekspansi tersebut dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri dan profil risiko debitur untuk menjaga kualitas portofolio.

Dari sisi pendanaan, CASA BNI tumbuh 11,2% secara tahunan dan mempertahankan rasio CASA pada level 65,4%. Cost of fund dana pihak ketiga juga membaik menjadi 2,56% dari 2,78% pada periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga memberikan ruang bagi perseroan untuk menjaga efisiensi biaya dana.

Kinerja bisnis inti turut tercermin dari pendapatan bunga bersih atau NII yang meningkat 14,2% menjadi Rp22,3 triliun. Pendapatan berbasis komisi atau fee-based income juga tumbuh 14,2% menjadi Rp9 triliun, sementara laba operasional sebelum pencadangan mencapai Rp18,5 triliun dan laba bersih tercatat Rp10,8 triliun.

Transformasi digital turut menjadi penggerak produktivitas BNI sepanjang semester pertama 2026. Pengguna wondr by BNI mencapai 15,1 juta dengan volume transaksi tumbuh 110% secara tahunan, sedangkan pengguna BNIdirect mencapai 280 ribu dengan volume transaksi meningkat 17% menjadi Rp6.039 triliun.

Kualitas aset BNI juga tetap terjaga melalui penerapan manajemen risiko secara disiplin. Rasio loan at risk membaik dari 11,0% menjadi 8,1%, sementara rasio non-performing loan berada di level 1,9% hingga akhir Juni 2026 dengan kebijakan pencadangan yang tetap konservatif.

Memasuki paruh kedua 2026, BNI akan melanjutkan penguatan pendanaan, menjaga pertumbuhan kredit yang berkualitas, serta mempertahankan kualitas aset melalui manajemen risiko dan pencadangan yang prudent. Perseroan juga akan meneruskan transformasi BRAVE dan digital sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental bisnis dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan di bawah agenda transformasi BUMN Danantara.

Tags: BNI 2026BnidirectBRAVE BNIDanantaraHeadlinekinerja BNIkredit BNIkualitas aset BNIMetapos.idwondr by BNI
Previous Post

Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz, Ini Daftar Tuntutan untuk AS

Next Post

Stok Amunisi AS Menipis, Trump Dihadapkan pada Tuntutan Berat Iran

Related Posts

pesawat raksasa Emirates di Indonesia
Ekbis

Emirates Datangkan Pesawat Raksasa ke Indonesia, Pertamina Siapkan Pasokan Avtur

10 August 2026
Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing
Ekbis

Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing

9 August 2026
PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok
Ekbis

PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok

8 August 2026
Batu Bara
Ekbis

HBA Agustus 2026 Turun 5,62 Persen, Jadi USD124,44 per Ton

8 August 2026
Sri Mulyani
Ekbis

Sri Mulyani Ditunjuk Kembali sebagai Penasihat Bank Dunia

7 August 2026
PLN
Ekbis

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

6 August 2026
Next Post
Donald Trump

Stok Amunisi AS Menipis, Trump Dihadapkan pada Tuntutan Berat Iran

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini