Thursday, October 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Saham SMLE Dilirik Investor Strategis

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
22 September 2026
in Ekbis
Saham SMLE Dilirik Investor Strategis

Metapos.id, Jakarta – Saham SMLE menjadi sorotan seiring perubahan struktur kepemilikan dan rencana perseroan menyambut investor strategis baru. PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk mencatat pergeseran kepemilikan setelah pemegang saham pengendali melakukan divestasi bertahap sepanjang 2026.

Berdasarkan data registrasi pemegang saham per 31 Agustus 2026, PT Sinergi Asia Corporindo yang dikendalikan Direktur Utama SMLE Siu Min memegang 56,73 persen saham atau sekitar 1,32 miliar lembar. Porsi tersebut menurun dari sebelumnya yang berada di atas 72 persen setelah rangkaian divestasi dilakukan sepanjang tahun berjalan.

BACA JUGA

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

Sebagian saham yang dilepas kemudian dimiliki investor perorangan Ferdiansyah dengan kepemilikan 144,33 juta lembar atau 6,20 persen. Ferdiansyah disebut sebagai investor perorangan domestik terbesar di luar pemegang saham pengendali utama berdasarkan data tersebut.

Restrukturisasi kepemilikan juga meningkatkan porsi saham publik SMLE menjadi 34,57 persen atau sekitar 802,98 juta lembar yang tersebar pada 2.905 pemegang saham. Di antara pemegang saham publik tersebut terdapat Njono Sampoerno dengan kepemilikan 84,23 juta lembar atau 3,62 persen.

Data kepemilikan turut mencatat posisi sejumlah institusi asing dan reksa dana, antara lain Phillip Securities Pte Ltd sebesar 4,31 persen, UOB Kay Hian Pte Ltd sebesar 3,80 persen, CGS International Securities Singapore sebesar 2,78 persen, serta Reksa Dana OSO Moluccas Equity Fund sebesar 1,21 persen. SMLE juga disebut telah menerima Letter of Interest dari perusahaan investasi yang berminat masuk sebagai investor strategis, meski detail mengenai calon investor tersebut belum disampaikan.

Di sisi bisnis, SMLE tengah menyiapkan pembentukan usaha patungan atau joint venture dengan mitra asal China yang memiliki keahlian di bidang material biodegradable. Kerja sama tersebut dirancang dengan menggabungkan teknologi manufaktur mitra China dan jaringan distribusi nasional SMLE untuk membidik pasar plastik mudah terurai di dalam negeri.

SMLE juga mulai menggeser fokus pertumbuhan bisnis dari distribusi bahan baku menuju produk dan solusi bernilai tambah melalui empat divisi utama. Keempatnya mencakup bahan baku makanan, perawatan diri dan kosmetik, kimia industri, serta wewangian yang menjadi bagian dari roadmap bisnis perseroan 2026–2027.

Dalam Public Expose LIVE 2026 yang digelar 7–11 September 2026 di Bursa Efek Indonesia, Direktur Utama SMLE Siu Min menyampaikan strategi pengembangan lini food ingredients. Perseroan mendorong produk protein susu fungsional, perisa alami, pelapis untuk permen dan cokelat, pewarna alami, serta kemitraan untuk produk probiotik, pascabiotik, protein susu kambing, dan solusi penetral rasa pahit.

Tags: investor strategisMetapos.idPT Sinergi Multi Lestarindorestrukturisasi kepemilikansaham SMLESMLE
Previous Post

Musim Hujan Diprediksi Mulai November 2026, Ini Kata BMKG

Next Post

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

Related Posts

Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.
Ekbis

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

1 October 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Ekbis

Superbank Dukung Ekspansi GrabCar Electric

1 October 2026
Prudential Syariah meraih tiga penghargaan dalam Prominent Awards 2026 untuk perlindungan kesehatan, transformasi asuransi, dan literasi syariah.
Ekbis

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

30 September 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Next Post
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini