Saturday, November 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Puan Maharani Angkat Isu Tragedi Siswa SD di NTT, Sistem Pendidikan Diminta Dievaluasi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 February 2026
in Nasional
Puan Maharani Angkat Isu Tragedi Siswa SD di NTT, Sistem Pendidikan Diminta Dievaluasi

Metapos.id, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan perhatian khusus terhadap tragedi meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kesulitan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekolah, seperti buku dan alat tulis.
Puan menyebut kejadian itu sebagai duka mendalam sekaligus peringatan serius bagi negara agar tidak mengabaikan pemenuhan hak-hak dasar anak, terutama dalam aspek pendidikan dan kesehatan mental.

BACA JUGA

Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini

Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla

“Ini adalah peristiwa yang sangat memilukan dan harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Negara tidak boleh lalai dalam memastikan kebutuhan dasar anak-anak terpenuhi,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Puan, kebijakan pendidikan nasional tidak cukup hanya berfokus pada penyediaan sekolah gratis. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan seluruh kebutuhan penunjang pendidikan dapat diakses secara merata, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan sederhana seperti buku dan alat tulis dapat menjadi beban besar bagi sebagian keluarga, sehingga program bantuan pendidikan dan beasiswa harus benar-benar tepat sasaran dan menjawab persoalan di lapangan.

Puan juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam memahami latar belakang sosial dan ekonomi peserta didik. Sekolah dinilai perlu lebih proaktif agar tidak ada anak yang tertinggal dalam proses belajar akibat keterbatasan ekonomi.

Selain faktor ekonomi, Puan turut menyoroti aspek kesehatan mental dan psikologis anak. Ia menilai kasus di Ngada menunjukkan bahwa kondisi psikologis anak sangat berpengaruh terhadap pola pikir dan pengambilan keputusan mereka.

“Kesehatan mental anak harus menjadi perhatian utama. Pendidikan yang ideal bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga menciptakan rasa aman, nyaman, dan dukungan emosional bagi peserta didik,” ujarnya.

Puan berharap tragedi tersebut dapat menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah untuk membenahi sistem pendidikan nasional agar lebih ramah anak dan berorientasi pada kesejahteraan menyeluruh.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan peduli, termasuk terhadap kondisi personal dan ekonomi siswanya. Kepedulian sosial di lingkungan pendidikan perlu menjadi bagian penting dalam arah kebijakan pendidikan nasional,” pungkasnya.

Tags: Akhir hidupkebutuhanKesehatanMetapos.idNTT ngadaPendidikanpuan maharaniSekolahSiswa sd
Previous Post

Perkuat Ekosistem Syariah,BSN Luncurkan Superapps Bale Syariah

Next Post

Pertamina Satukan Patra Niaga, KPI, dan PIS dalam Subholding Hilir

Related Posts

Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini
Nasional

Sebanyak 18 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini

6 November 2026
Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla
Nasional

Komnas HAM Desak Pemerintah Jalankan 6 Rekomendasi Penanganan Karhutla

6 November 2026
Gus Ipul Ungkap Kakek Prabowo Lolos Syarat Usulan Pahlawan Nasional 2026
Nasional

Gus Ipul Ungkap Kakek Prabowo Lolos Syarat Usulan Pahlawan Nasional 2026

5 November 2026
Bertemu Kapolri Suyudi, Ketua KY Bahas Keamanan Lingkungan Pengadilan
Nasional

Bertemu Kapolri Suyudi, Ketua KY Bahas Keamanan Lingkungan Pengadilan

5 November 2026
RUU Perampasan Aset Atur Pengembalian Harta Sitaan kepada Korban Penipuan
Nasional

RUU Perampasan Aset Atur Pengembalian Harta Sitaan kepada Korban Penipuan

5 November 2026
Bertemu Prabowo, Menbud Bahas Calon Penerima Gelar Pahlawan Nasional
Nasional

Bertemu Prabowo, Menbud Bahas Calon Penerima Gelar Pahlawan Nasional

5 November 2026
Next Post
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau

Pertamina Satukan Patra Niaga, KPI, dan PIS dalam Subholding Hilir

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini