Tuesday, August 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menu MBG di Bulan Suci Ramadan, Disukai Anak-Anak atau Tidak?

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
2 February 2026
in Nasional
Menu MBG di Bulan Suci Ramadan, Disukai Anak-Anak atau Tidak?

Metapos.id, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadan 2026.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebutkan bahwa untuk peserta didik di sekolah, makanan MBG akan disalurkan dalam bentuk makanan siap konsumsi yang dapat dibawa pulang dan disantap saat waktu berbuka puasa.

BACA JUGA

BPJS Kesehatan Ungkap 54 Juta Peserta Tak Aktif, Defisit Capai Rp2 Triliun Sebulan

Pengacara Nadiem Minta Hakim Banding Periksa Ulang Dua Bukti Penting

Menurut Dadan, di daerah dengan mayoritas penduduk menjalankan ibadah puasa, distribusi MBG tetap dilakukan pada jam sekolah.

Namun, jenis makanan yang dibagikan telah disesuaikan, yakni memiliki ketahanan hingga kurang lebih 12 jam agar tetap aman dikonsumsi saat sore hari.

Ia menambahkan, menu MBG selama Ramadan tidak diperkenankan menggunakan produk pangan ultra-proses, seperti susu UHT. Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga mutu gizi serta kesehatan para penerima manfaat.

Menu MBG Selama Ramadan
Menu MBG selama bulan puasa dirancang khusus agar dapat bertahan hingga waktu berbuka. Dengan skema ini, siswa dapat membawa makanan ke rumah tanpa khawatir kualitasnya menurun.

Adapun menu yang disiapkan meliputi telur rebus, telur asin, abon, kurma, roti, buah-buahan, susu, serta aneka pangan lokal lain yang memiliki daya simpan baik. Pemilihan menu ini bertujuan untuk tetap memenuhi kebutuhan gizi anak-anak selama menjalani ibadah puasa.

Sementara itu, waktu pembagian MBG akan disesuaikan dengan kondisi sekolah, baik saat jam belajar maupun ketika siswa pulang.

Penyesuaian di Lingkungan Pesantren
Untuk pondok pesantren yang memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di dalam area pesantren, waktu penyajian MBG akan dialihkan mendekati waktu berbuka puasa. Penyesuaian ini dilakukan agar makanan tetap segar dan sesuai dengan pola konsumsi santri.

Dadan menjelaskan, skema tersebut telah dirumuskan dengan mempertimbangkan masukan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga pelaksanaan MBG tetap selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan kebutuhan gizi penerima manfaat.

BGN menegaskan, seluruh penyesuaian ini dilakukan agar program MBG tetap berjalan secara aman, optimal, dan berkelanjutan selama Ramadan 2026.

Tags: berjalanDadan HindayanaKonsumsiMBGMenuMetapos.idRamadhan
Previous Post

Sebanyak 4.000 ASN Jakarta Disiapkan Jadi Komponen Cadangan Mulai 2026

Next Post

Presiden Prabowo Tekankan Keselarasan Pusat dan Daerah dalam Rakornas 2026

Related Posts

BPJS Kesehatan Ungkap 54 Juta Peserta Tak Aktif, Defisit Capai Rp2 Triliun Sebulan
Nasional

BPJS Kesehatan Ungkap 54 Juta Peserta Tak Aktif, Defisit Capai Rp2 Triliun Sebulan

3 August 2026
Sidang Banding Nadiem Makarim
Nasional

Pengacara Nadiem Minta Hakim Banding Periksa Ulang Dua Bukti Penting

3 August 2026
Ramai Pagar Pengaman di Mal, DPR Imbau Publik Tak Sebarkan Spekulasi
Nasional

Ramai Pagar Pengaman di Mal, DPR Imbau Publik Tak Sebarkan Spekulasi

3 August 2026
Anggaran MBG Belum Dipisah Tahun Depan, Pemerintah Ikuti Tenggat Putusan MK
Nasional

Anggaran MBG Belum Dipisah Tahun Depan, Pemerintah Ikuti Tenggat Putusan MK

2 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Nasional

Lelang Aset Benny Tjokrosaputro Hasilkan Rp129,15 Miliar untuk Negara

1 August 2026
Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya
Nasional

Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya

1 August 2026
Next Post
Presiden Prabowo Tekankan Keselarasan Pusat dan Daerah dalam Rakornas 2026

Presiden Prabowo Tekankan Keselarasan Pusat dan Daerah dalam Rakornas 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini