Sunday, September 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton, Perkuat Bahan Baku Pupuk NPK Nasional

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
19 January 2026
in Ekbis
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton, Perkuat Bahan Baku Pupuk NPK Nasional

Metapos.id, Jakarta – Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri yang tergabung dalam holding Pupuk Indonesia, memulai proyek pembangunan tangki asam sulfat guna memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Proyek ini ditandai dengan kegiatan ground breaking yang dihadiri Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob.

 

BACA JUGA

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf menyampaikan bahwa swasembada pangan nasional menjadi salah satu perhatian utama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Ia mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik, yang dinilai berperan penting dalam mendukung tercapainya swasembada pangan lebih cepat dari target, yakni pada 2025.

 

Aminuddin menegaskan bahwa pembangunan tangki asam sulfat tersebut pada akhirnya mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, di tengah dinamika geopolitik global, kemandirian pangan menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga.

 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menjelaskan bahwa asam sulfat merupakan bahan baku utama dalam produksi pupuk majemuk NPK. Keberadaan tangki ini diharapkan dapat menjamin keberlanjutan produksi pupuk NPK di masa mendatang.

 

Dengan adanya fasilitas tersebut, Petrokimia Gresik diyakini mampu semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Hal ini sekaligus memperbesar kontribusi perusahaan dalam mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi sektor pertanian.

 

Petrokimia Gresik dikenal sebagai pionir pupuk majemuk di Indonesia sejak 2000 dan menjadi rujukan teknologi pupuk NPK di dalam negeri. Dengan kapasitas produksi pupuk NPK mencapai 2,7 juta ton per tahun, perusahaan ini tercatat sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia.

 

Pembangunan tangki asam sulfat dilakukan di kawasan Petrokimia Gresik, Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas sekitar 3 hektare. Proyek ini mencakup pembangunan dua unit tangki, masing-masing berkapasitas 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya mencapai 100.000 ton saat proyek telah beroperasi.

 

Proyek pembangunan tangki asam sulfat tersebut ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Mei 2027 dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 18 bulan. Dalam pelaksanaannya, Petrokimia Gresik memastikan penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja serta memperhatikan aspek lingkungan, termasuk kesiapan penanganan kondisi darurat bekerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik.

Tags: Metapos.idPetrokimia GresikPupuk Indonesiapupuk NPK nasionalTangki Asam Sulfat
Previous Post

Prabowo Awali Kunker Luar Negeri 2026 ke Inggris dan Swiss

Next Post

Pastikan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat, Tak Ada Agenda Lewat MPR

Related Posts

Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Sengketa dugaan pemindahan dana RDN senilai Rp2,58 miliar masuk tahap mediasi di PN Jakarta Pusat pada 9 September 2026.
Ekbis

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

4 September 2026
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat riset dan manufaktur bisnis fragrance untuk memperluas pasar serta masuk rantai pasok global.
Ekbis

SMLE Ekspansi Bisnis Fragrance, Bidik Pasar Global

2 September 2026
DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030 dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026).
Ekbis

DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2030

2 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia-TikTok Shop Apresiasi Pelaku F&B Lewat NYAM Awards

2 September 2026
PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) meraih empat penghargaan IQSA 2026 berkat kepemimpinan HSSE, inovasi digital, dan penguatan budaya keselamatan.
Ekbis

PMSol Sabet Empat Penghargaan IQSA 2026

1 September 2026
Next Post
Pastikan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat, Tak Ada Agenda Lewat MPR

Pastikan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat, Tak Ada Agenda Lewat MPR

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini