Saturday, June 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Siapa Esmail Qaani? Jenderal Iran yang Dituding Pengkhianat di Lingkaran Khamenei

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 March 2026
in Internasional
Siapa Esmail Qaani? Jenderal Iran yang Dituding Pengkhianat di Lingkaran Khamenei

Metapos.id, Jakarta – Nama Esmail Qaani kembali menjadi perhatian publik setelah meningkatnya ketegangan dan serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak akhir Februari. Dalam sejumlah laporan, serangan tersebut disebut menewaskan beberapa pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Di tengah situasi tersebut, Qaani disebut sebagai salah satu tokoh penting yang dilaporkan selamat. Ia dikenal sebagai komandan Pasukan Quds, unit operasi luar negeri elit dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

BACA JUGA

Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

21 Tewas dalam Kebakaran Dua Hotel di Delhi, Tamu Lompat dari Lantai Atas

Pasukan Quds memiliki peran penting dalam menjalankan operasi dan membangun jaringan sekutu Iran di kawasan Timur Tengah.

Jaringan ini kerap disebut sebagai “Poros Perlawanan”, yang terdiri dari berbagai kelompok sekutu Iran di sejumlah negara kawasan.

Namun, posisi Qaani juga memunculkan berbagai spekulasi di dalam negeri. Ia sempat dituduh terlibat dalam aktivitas spionase, meski tuduhan tersebut hingga kini belum pernah dibuktikan secara resmi.

Bantahan Terkait Isu Mata-mata

Badan intelijen Israel, Mossad, membantah tuduhan bahwa Qaani merupakan bagian dari jaringan mereka. Dalam pernyataan yang dikutip media Turki En.Haberler, Mossad menegaskan bahwa komandan Pasukan Quds tersebut bukanlah agen intelijen Israel.

Pernyataan tersebut muncul di tengah berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa bulan terakhir mengenai kemungkinan Qaani membelot. Meski demikian, rumor tersebut tetap memicu berbagai penyelidikan terhadap dirinya.

Qaani yang kini berusia 67 tahun ditunjuk sebagai komandan Pasukan Quds setelah pendahulunya, Qasem Soleimani, tewas dalam serangan militer Amerika Serikat di Baghdad pada 2020.

Selama masa kepemimpinannya, sejumlah tokoh penting yang terkait dengan jaringan sekutu Iran di kawasan dilaporkan tewas. Di antaranya pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, serta pemimpinHezbollah, Hassan Nasrallah.

 

Pernah dikabarkan tewas 

Nama Qaani juga beberapa kali muncul dalam laporan yang menyebut dirinya tewas dalam serangan militer. Salah satunya saat konflik antara Iran dan Israel pada 2025.

Namun laporan tersebut kemudian terbantahkan setelah ia kembali muncul di hadapan publik di Teheran pada pertengahan 2025 dalam kondisi sehat.

Peristiwa serupa juga terjadi pada 2024 ketika sejumlah laporan menyebut dirinya tewas. Tak lama setelah itu, Qaani kembali muncul dalam siaran televisi pemerintah Iran.

Muncul Spekulasi Penangkapan

Sementara itu, media The National melaporkan adanya spekulasi di media sosial yang menyebut Qaani telah ditangkap, diinterogasi, bahkan dieksekusi oleh pihak internal Iran.

Beberapa akun di platform X mengklaim bahwa Qaani sempat ditahan oleh Garda Revolusi Iran karena dicurigai memiliki hubungan dengan Mossad.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran maupun dari IRGC yang mengonfirmasi kabar tersebut.

Tags: Ali KhameneiEsmail QaaniIranIRGCKeteganganmelibatkanMetapos.idMossadPenghianatSeranganTimur Tengah
Previous Post

THR Karyawan Swasta Tetap Dipajaki di 2026, Pemerintah Buka Opsi Evaluasi

Next Post

Stok BBM Indonesia Disebut Hanya Tahan 21 Hari, DPR Buka Penjelasan Sebenarnya

Related Posts

Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS
Ekbis

Hubungan Dagang Memanas, China Protes Kebijakan Baru AS

5 June 2026
21 Tewas dalam Kebakaran Dua Hotel di Delhi, Tamu Lompat dari Lantai Atas
Internasional

21 Tewas dalam Kebakaran Dua Hotel di Delhi, Tamu Lompat dari Lantai Atas

4 June 2026
Jepang Dilanda Topan Jangmi, Transportasi Terganggu dan Puluhan Warga Terluka
Internasional

Jepang Dilanda Topan Jangmi, Transportasi Terganggu dan Puluhan Warga Terluka

4 June 2026
Negara Sedang Konflik, Tapi Kenapa Warga Israel Justru Jadi Salah Satu yang Paling Bahagia di Dunia?
Internasional

Negara Sedang Konflik, Tapi Kenapa Warga Israel Justru Jadi Salah Satu yang Paling Bahagia di Dunia?

3 June 2026
Trump Disebut Sebut Netanyahu ‘Gila’ dalam Percakapan Telepon
Internasional

Trump Disebut Sebut Netanyahu ‘Gila’ dalam Percakapan Telepon

2 June 2026
Setelah Dua Tahun Berpacaran, Dua Lipa dan Callum Turner Resmi Menikah
Internasional

Setelah Dua Tahun Berpacaran, Dua Lipa dan Callum Turner Resmi Menikah

2 June 2026
Next Post
Stok BBM Indonesia Disebut Hanya Tahan 21 Hari, DPR Buka Penjelasan Sebenarnya

Stok BBM Indonesia Disebut Hanya Tahan 21 Hari, DPR Buka Penjelasan Sebenarnya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini