• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, January 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Hampir Empat Tahun Berlalu, Mengapa Konflik Rusia–Ukraina Masih Berlarut?

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
4 December 2025
in Internasional
Hampir Empat Tahun Berlalu, Mengapa Konflik Rusia–Ukraina Masih Berlarut?
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta — Hampir empat tahun sejak serangan Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari 2022, konflik bersenjata di kawasan tersebut belum memperlihatkan tanda-tanda mereda. Berbagai upaya diplomasi, termasuk pertemuan yang difasilitasi Amerika Serikat, belum mampu menghasilkan kesepakatan damai permanen.

Ketegangan kembali mencuat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa Moskow yakin akan keluar sebagai pemenang jika negara-negara NATO berani melakukan konfrontasi langsung. Pernyataan itu mengindikasikan bahwa konflik kemungkinan masih akan berlanjut dan berpotensi memakan korban lebih banyak.

Upaya gencatan senjata pun kembali menemui jalan buntu ketika pembicaraan antara perwakilan Putin dan utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, pada Selasa (2/12), tidak menghasilkan titik temu.

Berikut dua faktor utama yang membuat konflik Rusia–Ukraina sulit berakhir.

1. Dukungan Militer Berkelanjutan dari NATO

Para analis International Crisis Group menilai bantuan senjata dan dukungan politik dari negara-negara Barat memperpanjang durasi konflik. NATO terus memasok peralatan militer canggih untuk memperkuat pertahanan Ukraina, sekaligus melatih pasukan mereka.

Keanggotaan Finlandia di NATO semakin memperluas jaringan negara yang mendukung Kyiv. Uni Eropa tak hanya mengoordinasikan pengiriman bantuan militer, tetapi juga mengembangkan kerja sama pengadaan senjata demi memperkuat kemampuan Ukraina dan pertahanan kawasan.

Meski begitu, Rusia tetap menunjukkan ketahanan militernya, termasuk dugaan dukungan alat perang dari Korea Utara. Kremlin meyakini bahwa apabila mereka bertahan cukup lama, dukungan Barat terhadap Ukraina akan melemah sehingga memaksa Kyiv menerima kesepakatan damai yang merugikan, termasuk kemungkinan menyerahkan sebagian wilayah.

2. Keuntungan Ekonomi dari Industri Senjata

Konflik ini juga memicu lonjakan permintaan senjata global. Perusahaan-perusahaan produsen senjata mencatat keuntungan besar, terutama setelah meningkatnya eskalasi di Ukraina dan di Gaza.

Menurut data AFP, pendapatan 100 produsen senjata terbesar dunia mencapai US$679 miliar (sekitar Rp11.304 triliun) pada tahun ini. SIPRI juga melaporkan peningkatan pendapatan hingga 26 persen dalam kurun 2015–2024, dipicu oleh permintaan senjata yang melonjak tajam.

“Tahun lalu, pendapatan industri senjata global mencapai rekor tertinggi,” kata Lorenzo Scarazzato, peneliti SIPRI, menggambarkan bagaimana perusahaan-perusahaan terus memanfaatkan kondisi perang untuk meningkatkan laba meskipun produksi terkadang terhambat.

Tags: konflikMetapos.idNATORusiaSenjataUkrainaVladimir Putin
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

John Herdman Canangkan Mimpi Piala Dunia 2030, Tegaskan Era “Garuda Baru” Dimulai

John Herdman Canangkan Mimpi Piala Dunia 2030, Tegaskan Era “Garuda Baru” Dimulai

by Desti Dwi Natasya
20 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan visinya untuk membangun wajah baru skuad Garuda. Ia bahkan secara...

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, Diduga Terlibat Suap Pengisian Jabatan

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, Diduga Terlibat Suap Pengisian Jabatan

by Taufik Hidayat
20 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo, bersama tujuh orang lainnya....

Serie A Pekan Ke-21: Inter Masih Teratas, Milan dan Napoli Menekan, Juventus Keluar Zona Empat Besar

Serie A Pekan Ke-21: Inter Masih Teratas, Milan dan Napoli Menekan, Juventus Keluar Zona Empat Besar

by Desti Dwi Natasya
20 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Persaingan papan atas Liga Italia Serie A musim 2025/2026 semakin sengit setelah rangkaian pertandingan pekan ke-21 rampung...

AS Soroti Nilai Strategis Greenland, Negara-Negara NATO Tegaskan Sikap

Beijing Desak AS Hentikan Alasan “Ancaman China” untuk Akuisisi Greenland

by Desti Dwi Natasya
20 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah China meminta Amerika Serikat (AS) menghentikan upaya menjadikan China sebagai dalih untuk mengakuisisi Greenland. Permintaan tersebut...

Next Post
Harga Beras di Aceh Melonjak hingga Rp33 Ribu per Kg, Pemerintah Kirim Pasokan Darurat

Harga Beras di Aceh Melonjak hingga Rp33 Ribu per Kg, Pemerintah Kirim Pasokan Darurat

Recommended.

Asabri Menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha, Bertepatan Dengan Hut Asabri Ke-52

Asabri Menerima Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan Persaingan Usaha, Bertepatan Dengan Hut Asabri Ke-52

3 August 2023
Waskita Beton Precast Targetkan Kontrak Baru Hingga Rp3,8 Triliun di 2023

Sehatkan Kinerja, Waskita Karya Fokus Jalankan Proses Restrukturisasi

28 September 2024

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini