Thursday, May 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Warga Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta Saat Jualan Madu, Uang Rp 3 Juta Raib dan Ditolak RS Karena Tak Punya KTP

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 November 2025
in Nasional
Warga Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta Saat Jualan Madu, Uang Rp 3 Juta Raib dan Ditolak RS Karena Tak Punya KTP

Metapos.id, Jakarta – Seorang warga Baduy bernama Repan (16) menjadi korban pembegalan saat berjualan madu di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, Repan mengalami luka bacok di tangan dan kehilangan sejumlah barang dagangannya.

Kepala Desa Kanekes, Oom, membenarkan bahwa korban merupakan warganya asal Kampung Cikeusik, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
“Repan ini warga Baduy Dalam. Dia memang sudah terbiasa berjalan kaki ke Jakarta untuk menjual madu,” ujar Oom, Senin (4/11/2025).

BACA JUGA

Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa

Menurut Oom, saat peristiwa terjadi, Repan tengah berjalan kaki ketika didatangi dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku langsung menodongkan senjata tajam dan menyerang korban.
“Repan sempat menangkis serangan itu, tetapi tangannya terkena sabetan hingga harus dijahit sekitar 10 jahitan,” jelasnya.

Selain mengalami luka, Repan kehilangan uang tunai sekitar Rp 3 juta, 10 botol madu, serta satu unit ponsel pinjaman milik temannya.

Kesulitan Mendapatkan Perawatan

Usai dibegal, Repan sempat kesulitan mendapatkan perawatan medis. Ia mendatangi salah satu rumah sakit di sekitar lokasi, namun ditolak karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Dia datang sendiri ke rumah sakit, tapi ditolak karena tidak punya KTP. Warga Baduy Dalam memang tidak memiliki KTP,” ungkap Oom.

Dalam kondisi terluka dan kehilangan banyak darah, Repan akhirnya berjalan kaki menuju Tanjung Duren, Jakarta Barat, untuk mencari kenalannya — seorang wisatawan yang pernah berkunjung ke Baduy. Berkat bantuan kenalan tersebut, Repan akhirnya mendapat pertolongan medis.
“Syukurlah ada kenalan yang membantu membawanya ke rumah sakit. Kami sangat berterima kasih atas bantuan itu,” kata Oom.

Laporan ke Polisi

Oom menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus pembegalan ini ke Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan bagian Reskrim Polsek Cempaka Putih. Saat ini kasusnya sedang diselidiki, dan kami berharap pelaku segera tertangkap,” pungkasnya.

Tags: BantenJakartaKanekesKTPMetapos.idRumah sakit
Previous Post

Tak Kunjung Diperiksa KPK, Gubernur Bobby Nasution: Silakan Saja Disorot Semua

Next Post

Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

Related Posts

Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya
Nasional

Hujan Meteor Eta Lyrids Kembali Muncul Mei 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

7 May 2026
Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa
Nasional

Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Pramono Akui Kecewa

7 May 2026
DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media
Nasional

DPR Soroti Profesionalisme dan Pengawasan Homeless Media

7 May 2026
KPK Periksa Pimpinan Cabang Bank BJB Terkait Dugaan Korupsi Iklan
Nasional

Kasus Jalan Mempawah Belum Tuntas, Sorotan ke Ria Norsan Menguat

7 May 2026
Indonesia Dorong Penggunaan CNG untuk Kurangi Impor LPG
Nasional

Indonesia Dorong Penggunaan CNG untuk Kurangi Impor LPG

7 May 2026
Program MBG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Minta Fokus Pendidikan
Nasional

Program MBG Masuk Kampus Tuai Kritik, Perguruan Tinggi Minta Fokus Pendidikan

7 May 2026
Next Post
Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

Prabowo Dana Pembayaran Utang Proyek Whoosh Akan Diambil dari Uang Sitaan Koruptor

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini