Metapos.id, Jakarta – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya memberikan penjelasan terkait temuan uang dalam penggeledahan di Kafe De’Clan, Cipete, Jakarta Selatan, serta rumah pribadi di Sentul, Bogor.
Febrie menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan bisnis Kafe De’Clan sebagaimana informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta publik menunggu hasil penyidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian.
Di sisi lain, Febrie mengakui bahwa rumah di Sentul yang menjadi lokasi penggeledahan memang merupakan rumah pribadinya yang telah dimiliki sejak lama. Menurutnya, status kepemilikan rumah tersebut dapat dibuktikan sesuai dokumen yang ada.
Menanggapi temuan uang tunai dalam berbagai mata uang di rumah tersebut, Febrie mengatakan seluruh aset yang ditemukan memiliki pemilik dan asal-usul yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyebut setiap aktivitas yang berkaitan dengan aset itu dapat dijelaskan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Meski demikian, Febrie enggan memaparkan secara rinci mengenai asal-usul uang tersebut dalam konferensi pers. Ia menegaskan penjelasan akan disampaikan melalui proses hukum dan penyidikan yang sedang berjalan.
Ia pun meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan agar seluruh fakta terkait temuan uang di Kafe De’Clan maupun rumah di Sentul dapat terungkap secara utuh sesuai prosedur hukum.







