Friday, July 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

China Wanti-wanti Produk AI AS, Claude Code Dilarang di Alibaba

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
10 July 2026
in Internasional
China Wanti-wanti Produk AI AS, Claude Code Dilarang di Alibaba

Metapos.id, Jakarta – China kembali memperingatkan potensi risiko keamanan dari produk kecerdasan buatan (AI) buatan Amerika Serikat di tengah memanasnya persaingan teknologi kedua negara. Peringatan tersebut langsung diikuti langkah Alibaba yang melarang penggunaan Claude Code di lingkungan kerjanya.  

Claude Code merupakan alat bantu pemrograman berbasis AI yang dikembangkan perusahaan asal Amerika Serikat, Anthropic. Produk tersebut banyak digunakan pengembang perangkat lunak untuk membantu proses penulisan dan analisis kode.  

BACA JUGA

Kebakaran Hebat di Pabrik Sepatu China, 28 Orang Meninggal Dunia

Presiden Finlandia Bantah Klaim Trump soal Greenland

Otoritas keamanan siber China menilai Claude Code memiliki potensi risiko karena diduga dapat membuka akses tersembunyi atau backdoor yang membahayakan keamanan data. Kekhawatiran itu mendorong pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan layanan AI asing.  

Menindaklanjuti peringatan tersebut, Alibaba mulai 10 Juli 2026 melarang seluruh karyawannya menggunakan Claude Code untuk keperluan pekerjaan. Kebijakan itu diambil sebagai langkah pencegahan guna melindungi sistem dan data perusahaan.  

Langkah Alibaba menjadi sorotan karena perusahaan tersebut merupakan salah satu raksasa teknologi terbesar di China. Kebijakan ini juga mencerminkan meningkatnya perhatian perusahaan-perusahaan China terhadap isu keamanan siber di tengah persaingan teknologi global.  

Perselisihan di sektor AI menambah panjang daftar ketegangan teknologi antara China dan Amerika Serikat. Sebelumnya, kedua negara telah saling memberlakukan berbagai pembatasan terhadap ekspor chip, perangkat telekomunikasi, hingga teknologi kecerdasan buatan.  

Sejumlah pengamat menilai kebijakan tersebut dapat mendorong perusahaan-perusahaan China untuk semakin mengandalkan solusi AI buatan dalam negeri. Di sisi lain, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat diperkirakan akan menghadapi tantangan lebih besar untuk memperluas pasar mereka di China.  

Ketegangan di sektor teknologi diperkirakan masih akan berlanjut seiring meningkatnya persaingan pengembangan AI antara kedua negara. Isu keamanan data dan kedaulatan teknologi diprediksi tetap menjadi perhatian utama dalam hubungan China dan Amerika Serikat.  

Tags: AI Amerika SerikatAlibabaAnthropicChinaClaude CodeHeadlineKeamanan siberMetapos.idperang teknologi
Previous Post

Jampidsus Jelaskan Temuan Uang di Rumah Sentul dan Kafe De’Clan

Next Post

Penyebaran Ebola di Kongo Meluas, Upaya Penanganan Terus Diperkuat

Related Posts

Kebakaran Hebat di Pabrik Sepatu China, 28 Orang Meninggal Dunia
Internasional

Kebakaran Hebat di Pabrik Sepatu China, 28 Orang Meninggal Dunia

10 July 2026
Usai Brasil Tersingkir, Neymar Dikabarkan Pertimbangkan Pensiun
Internasional

Presiden Finlandia Bantah Klaim Trump soal Greenland

10 July 2026
Usai Brasil Tersingkir, Neymar Dikabarkan Pertimbangkan Pensiun
Internasional

Banjir Besar di China Picu 39 Kematian, Bendungan Jebol Jadi Pemicu

10 July 2026
Usai Brasil Tersingkir, Neymar Dikabarkan Pertimbangkan Pensiun
Internasional

Pakistan Khawatir Konflik AS-Iran Meluas, Serukan Semua Pihak Tahan Diri

10 July 2026
Presiden FIFA Gianni Infantino Tertangkap Kamera Cemas saat Argentina Tertinggal dari Mesir
Internasional

Presiden FIFA Gianni Infantino Tertangkap Kamera Cemas saat Argentina Tertinggal dari Mesir

8 July 2026
Gangguan Navigasi Diduga Jadi Awal Hilangnya Boeing 737 Kargo di Laut Arab
Internasional

Gangguan Navigasi Diduga Jadi Awal Hilangnya Boeing 737 Kargo di Laut Arab

8 July 2026
Next Post
Tarif Baru Transjakarta Diusulkan, Ada Tiket Langganan dan Sistem 3 Jam

Penyebaran Ebola di Kongo Meluas, Upaya Penanganan Terus Diperkuat

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini