Saturday, July 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Yusril Sebut Pemerintah Kesulitan Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
19 May 2026
in Nasional
Yusril Sebut Pemerintah Kesulitan Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel

Metapos.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk melindungi lima warga negara Indonesia (WNI) yang diamankan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.

Kelima WNI tersebut tergabung dalam pelayaran International Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Dari sembilan WNI yang berpartisipasi dalam misi itu, tiga orang diketahui bekerja sebagai jurnalis, terdiri atas dua wartawan Republika dan satu jurnalis Tempo.

BACA JUGA

Gagal Ujian SIM? Masih Bisa Mengulang, Ini Batas Kesempatan yang Diizinkan

Sidang MK: Anggaran MBG Dipertanyakan di Tengah Kebutuhan Pendidikan

Saat memberikan keterangan di Surabaya pada Selasa (19/5), Yusril mengungkapkan pemerintah masih mengalami hambatan dalam menjalin komunikasi dengan para WNI yang ditahan maupun peserta misi lainnya yang kini berada di sekitar perairan Siprus.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri telah mengambil sejumlah langkah diplomatik guna memastikan keamanan dan kondisi para WNI tersebut. Akan tetapi, ketiadaan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel membuat akses komunikasi langsung dengan pihak Israel menjadi terbatas.

Yusril menambahkan pemerintah akan terus mengoptimalkan jalur diplomasi melalui bantuan negara ketiga dan lembaga internasional sebagai upaya memberikan perlindungan sekaligus memperjuangkan pembebasan para WNI tersebut.

Tags: IsraelJurnalisMetapos.idmisi perdamaianPenculikanRepublikasulit komunikasitempoYusril Ihza Mahendra
Previous Post

Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI Ditolak Pengadilan California

Next Post

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

Related Posts

Gagal Ujian SIM? Masih Bisa Mengulang, Ini Batas Kesempatan yang Diizinkan
Nasional

Gagal Ujian SIM? Masih Bisa Mengulang, Ini Batas Kesempatan yang Diizinkan

4 July 2026
Sidang MK: Anggaran MBG Dipertanyakan di Tengah Kebutuhan Pendidikan
Nasional

Sidang MK: Anggaran MBG Dipertanyakan di Tengah Kebutuhan Pendidikan

3 July 2026
DPR Minta Pengusutan Tuntas Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Tanjung Priok
Nasional

DPR Minta Pengusutan Tuntas Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika di Tanjung Priok

3 July 2026
Deddy Sitorus Sebut Klaim Jokowi Tak Tahu Prosesi Injak Kepala Kerbau Tak Masuk Akal
Nasional

Deddy Sitorus Sebut Klaim Jokowi Tak Tahu Prosesi Injak Kepala Kerbau Tak Masuk Akal

3 July 2026
Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III, Badan Geologi Imbau Jauhi Radius 5 Kilometer
Nasional

Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III, Badan Geologi Imbau Jauhi Radius 5 Kilometer

3 July 2026
Komisi V Minta Aplikator Jaga Tarif Meski Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen
Nasional

Komisi V Minta Aplikator Jaga Tarif Meski Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen

3 July 2026
Next Post
Apple Watch Ultra 4 Dirumorkan Hadir dengan Desain Baru Perdana sejak 2022

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini