Saturday, October 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Yusril Sebut Pemerintah Kesulitan Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
19 May 2026
in Nasional
Yusril Sebut Pemerintah Kesulitan Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel

Metapos.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk melindungi lima warga negara Indonesia (WNI) yang diamankan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.

Kelima WNI tersebut tergabung dalam pelayaran International Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Dari sembilan WNI yang berpartisipasi dalam misi itu, tiga orang diketahui bekerja sebagai jurnalis, terdiri atas dua wartawan Republika dan satu jurnalis Tempo.

BACA JUGA

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota

Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Suyudi

Saat memberikan keterangan di Surabaya pada Selasa (19/5), Yusril mengungkapkan pemerintah masih mengalami hambatan dalam menjalin komunikasi dengan para WNI yang ditahan maupun peserta misi lainnya yang kini berada di sekitar perairan Siprus.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri telah mengambil sejumlah langkah diplomatik guna memastikan keamanan dan kondisi para WNI tersebut. Akan tetapi, ketiadaan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel membuat akses komunikasi langsung dengan pihak Israel menjadi terbatas.

Yusril menambahkan pemerintah akan terus mengoptimalkan jalur diplomasi melalui bantuan negara ketiga dan lembaga internasional sebagai upaya memberikan perlindungan sekaligus memperjuangkan pembebasan para WNI tersebut.

Tags: IsraelJurnalisMetapos.idmisi perdamaianPenculikanRepublikasulit komunikasitempoYusril Ihza Mahendra
Previous Post

Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI Ditolak Pengadilan California

Next Post

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

Related Posts

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota
Nasional

Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Publik Lewat Program Namu Balai Kota

2 October 2026
Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Suyudi
Nasional

Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Suyudi

2 October 2026
Prabowo Angkat 26 Wantimpres, Sejumlah Tokoh Agama Masuk
Nasional

Prabowo Angkat 26 Wantimpres, Sejumlah Tokoh Agama Masuk

2 October 2026
Klaster Mewah Cibinong Rata, Ombudsman Bicara Potensi Hilangnya Barbuk
Nasional

Klaster Mewah Cibinong Rata, Ombudsman Bicara Potensi Hilangnya Barbuk

2 October 2026
Pergantian Kapolri, Sertijab Listyo Sigit ke Suyudi Digelar Hari Ini
Nasional

Pergantian Kapolri, Sertijab Listyo Sigit ke Suyudi Digelar Hari Ini

2 October 2026
Tak Ada Arsip Pendidikan Gibran, Ini Keterangan KBRI di Sidang MK
Nasional

Tak Ada Arsip Pendidikan Gibran, Ini Keterangan KBRI di Sidang MK

2 October 2026
Next Post
Apple Watch Ultra 4 Dirumorkan Hadir dengan Desain Baru Perdana sejak 2022

India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 45 Derajat Celsius

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini