Sunday, November 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Utang Luar Negeri RI Naik 2,7 Miliar Dolar AS dalam Sebulan

Afizahri by Afizahri
15 May 2023
in Ekbis
Utang Pemerintah Capai Rp7.554,2 Triliun Jelang Tutup Tahun

JAKARTA,Metapos.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi utang luar negeri (ULN) pada Maret 2023 adalah sebesar 402,8 miliar dolar AS. Jumlah ini diketahui melonjak 2,7 miliar dolar AS dibandingkan dengan Februari 2023 yang sebesar Rp400,1 miliar dolar AS.

“Perkembangan posisi ULN pada triwulan I 2023 juga dipengaruhi oleh faktor perubahan akibat pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk rupiah,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Mei.

BACA JUGA

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

Tercatat, utang pemerintah naik dari 192,3 miliar dolar AS di Februari menjadi 194,0 miliar dolar AS di Maret lalu. Kata Erwin, perkembangan ULN pemerintah dipengaruhi oleh penempatan investasi portofolio di pasar Surat Berharga Negara (SBN).

“Selain itu, terdapat penarikan neto pinjaman luar negeri multilateral yang digunakan untuk mendukung pembiayaan program dan proyek. Pemerintah terus berkomitmen mengelola ULN secara hati-hati, efisien, dan akuntabel, termasuk menjaga kredibilitas dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga secara tepat waktu,” tuturnya.

Peningkatan utang luar negeri juga terjadi pada sektor swasta (termasuk BUMN) menjadi 199,4 miliar dolar AS dari sebelumnya 198,6 miliar dolar AS.

Erwin menjelaskan, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, industri pengolahan, pengadaan listrik, serta pertambangan dan penggalian.

Erwin pun memastikan struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Asumsi itu berdasarkan rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang tetap stabil di kisaran 30,1 persen. Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat dan didominasi jangka panjang dengan porsi 87,6 persen

“Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” tegas dia.

“Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian,” tutup Erwin.

Tags: Bank IndonesiaMetapos.idUtang luar negeri
Previous Post

Neraca Dagang Indonesia Surplus 3,94 Miliar Dolar AS di April 2023

Next Post

PEFINDO Menetapkan Peringkat “idAA-“ (Stabil) untuk Chandra Asri dan Surat Utang yang Diterbitkan

Related Posts

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas
Ekbis

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

6 November 2026
BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi
Ekbis

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

5 November 2026
Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah
Ekbis

Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah

5 November 2026
ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti
Ekbis

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti

4 November 2026
KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026
Ekbis

KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

3 November 2026
Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak
Ekbis

Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak

3 November 2026
Next Post
Chandra Asri Bermitra dengan Darwinbox untuk Transformasi Digital Fungsi SDM

PEFINDO Menetapkan Peringkat “idAA-“ (Stabil) untuk Chandra Asri dan Surat Utang yang Diterbitkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini