Saturday, August 22, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Terlalu Sering Konsumsi Indomie Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
23 May 2026
in Lifestyle & Health
Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

Metapos.id, Jakarta – Indomie dan berbagai makanan instan lainnya memang menjadi pilihan praktis bagi banyak orang, terutama saat aktivitas padat. Namun, konsumsi mie instan secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memberikan dampak kesehatan yang perlu diwaspadai.

Jika dikonsumsi terus-menerus selama beberapa hari hingga satu minggu, kandungan garam atau natrium yang tinggi dapat membuat ginjal bekerja lebih keras. Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan tekanan darah secara perlahan.

BACA JUGA

Foto Barcelona Picu Rumor Suga dan Go Ara

Yoo Ah In Mulai Lembaran Baru di Agensi Baru

Memasuki satu bulan, tubuh mulai merasakan dampak pada sistem pencernaan. Rendahnya kandungan serat dalam mie instan dapat menyebabkan sembelit dan rasa tidak nyaman pada perut.

Dalam periode tiga hingga enam bulan, risiko kesehatan dapat meningkat lebih serius. Kandungan natrium, minyak, dan bahan pengawet berlebih dapat memicu naiknya tekanan darah serta kadar kolesterol. Kurangnya asupan nutrisi alami juga dapat memengaruhi daya tahan tubuh.

Sementara itu, konsumsi makanan instan secara terus-menerus hingga satu tahun berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti hipertensi, obesitas, gangguan ginjal, hingga Diabetes.

Tingginya kadar garam, lemak, serta rendahnya kandungan vitamin dan mineral menjadi faktor utama yang memengaruhi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk membatasi konsumsi mie instan dan menyeimbangkannya dengan makanan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, serta sumber protein sehat agar kondisi tubuh tetap terjaga.

Tags: diabetesgangguan ginjalHeadlinehipertensiIndomieKesehatankolesterolmakanan instanMetapos.idMie instan
Previous Post

Cuaca Panas Melanda, Ini Minuman yang Cocok Cegah Dehidrasi

Next Post

Samsung Gandeng Google, Gentle Monster, dan Warby Parker Luncurkan Smart Glasses

Related Posts

Suga BTS dan Go Ara dirumorkan berpacaran setelah mengunggah foto Sagrada Familia di Barcelona pada hari yang sama.
Lifestyle & Health

Foto Barcelona Picu Rumor Suga dan Go Ara

22 August 2026
Yoo Ah In Mulai Lembaran Baru di Agensi Baru
Lifestyle & Health

Yoo Ah In Mulai Lembaran Baru di Agensi Baru

21 August 2026
PEFINDO Angkat Ignatius Girendroheru Jadi Direktur Utama
Lifestyle & Health

Combiphar Rayakan 55 Tahun Lewat Turnamen Golf Internasional

21 August 2026
Sakamoto Days Season 2 Hadir Januari 2027
Lifestyle & Health

Sakamoto Days Season 2 Hadir Januari 2027

21 August 2026
Kasus Hong Min-gi Memanas, Bukti Baru Muncul
Lifestyle & Health

Kasus Hong Min-gi Memanas, Bukti Baru Muncul

21 August 2026
6 Cara Sederhana Menjalani Hari Lebih Produktif
Lifestyle & Health

6 Cara Sederhana Menjalani Hari Lebih Produktif

21 August 2026
Next Post
Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

Samsung Gandeng Google, Gentle Monster, dan Warby Parker Luncurkan Smart Glasses

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini