Metapos.id, Jakarta – RS Kemang Medical Care (KMC) resmi bertransformasi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) dengan memperluas layanan kesehatan bagi pasien dari berbagai kelompok usia.
Transformasi tersebut ditandai dengan pengembangan dua fokus layanan baru, yakni Wellness dengan pendekatan Healthy Aging serta Brain and Spine dan Pain Management.
Sebelumnya dikenal melalui layanan kesehatan ibu dan anak, RS Kemang Medical Care kini memperluas cakupan pelayanan untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat, termasuk pada usia dewasa hingga lanjut usia.
Mengusung tema “One Journey. Every Stage: A Lifetime of Care”, KMC mengembangkan pendekatan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada penanganan penyakit, tetapi juga pemeliharaan kesehatan dan kualitas hidup pasien dalam berbagai tahap kehidupan.
Direktur RS Kemang Medical Care, dr. Feronika Hardanti, MARS., mengatakan pengembangan layanan dilakukan untuk mengikuti perubahan kebutuhan pasien dan keluarga.
“Kebutuhan kesehatan seseorang terus berkembang seiring perjalanan hidupnya. Karena itu, pelayanan kesehatan juga perlu berkembang, bukan hanya hadir ketika pasien mengalami penyakit, tetapi membantu mereka menjaga kondisi tubuh dan kualitas hidup dalam jangka panjang. Melalui pengembangan layanan Healthy Aging serta Brain and Spine dan Pain Management, kami ingin memberikan pilihan pelayanan yang semakin relevan dengan kebutuhan pasien saat ini,” ujar dr. Feronika Hardanti, MARS.
Salah satu layanan yang diperkuat adalah Wellness dan Healthy Aging yang berfokus pada pemeliharaan kesehatan seiring bertambahnya usia.
Layanan tersebut mencakup pendekatan terhadap kesehatan perempuan, perubahan kondisi tubuh pada usia matang, kebugaran, pencegahan, hingga pemeriksaan penunjang untuk membantu mengenali kondisi dan risiko kesehatan lebih awal.
Pendekatan Healthy Aging dinilai semakin relevan seiring meningkatnya perhatian terhadap kesehatan preventif dan keinginan masyarakat untuk mempertahankan kualitas hidup pada usia yang semakin matang.
Kesehatan dalam pendekatan ini tidak hanya dilihat dari ada atau tidaknya penyakit, tetapi juga kemampuan seseorang untuk tetap bergerak, beraktivitas, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik.
Di sisi lain, KMC memperkuat layanan Brain and Spine dan Pain Management untuk menangani berbagai kondisi yang berkaitan dengan tulang belakang, saraf, nyeri, dan mobilitas.
Layanan tersebut ditujukan bagi pasien dengan kondisi yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, produktivitas, maupun kualitas hidup secara keseluruhan.
Direktur Utama PT Sarana Mediktama Kemang – RS Kemang Medical Care, Musjwirah Jusuf Kalla, mengatakan transformasi rumah sakit menjadi RSU menjadi fondasi untuk menghadirkan pelayanan yang mengikuti kebutuhan kesehatan masyarakat di berbagai tahap kehidupan.
“Setiap tahap kehidupan membawa kebutuhan kesehatan yang berbeda. Yang kami ingin bangun di RS Kemang Medical Care adalah pelayanan yang dapat mengikuti perjalanan tersebut. Tidak hanya ketika seseorang membutuhkan pengobatan, tetapi juga ketika mereka ingin menjaga kesehatan, mempertahankan mobilitas, dan tetap memiliki kualitas hidup yang baik. Transformasi dari RSIA menjadi RSU ini menjadi fondasi agar kami dapat hadir lebih lengkap bagi masyarakat di setiap usia,” ujar Musjwirah Jusuf Kalla.
Pengembangan layanan tersebut didukung tenaga medis spesialis serta pendekatan pelayanan yang personal.
KMC mengintegrasikan konsultasi, pemeriksaan, edukasi, dan tindak lanjut sebagai bagian dari pendampingan pasien dalam menjaga kesehatan.
Dalam acara yang digelar pada 6 Oktober 2026, RS Kemang Medical Care memperkenalkan pengembangan layanan tersebut melalui diskusi bersama tenaga medis dan kunjungan ke sejumlah area pelayanan.
Media dan tamu undangan juga berkesempatan melihat secara langsung pendekatan pelayanan KMC, termasuk layanan Wellness, kesehatan perempuan dan usia matang, serta Brain and Spine dan Pain Management.
Melalui semangat “One Journey. Every Stage: A Lifetime of Care”, RS Kemang Medical Care menargetkan pengembangan pelayanan yang dapat mengikuti kebutuhan pasien, mulai dari upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan hingga penanganan kondisi yang membutuhkan perhatian medis lebih lanjut.







