Monday, April 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Terduga Pemerkosa di Gowa Diamuk Massa dan Diseret Keliling Kampung; Status Masih ‘Diduga’”

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
5 December 2025
in Nasional
Terduga Pemerkosa di Gowa Diamuk Massa dan Diseret Keliling Kampung; Status Masih ‘Diduga’”

Metapos.id, Jakarta – Seorang pria yang diduga melakukan pemerkosaan di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diamankan oleh warga setempat pada Rabu (3/12). Video yang beredar menunjukkan warga mengejar dan kemudian menangkap pria tersebut di Kampung Parang-parang Tulau Kelurahan Cikoro. Tangan dan kakinya diikat menggunakan tali dan bambu sebelum diarak keliling kampung.

Dalam rekaman lain, pria itu bahkan diikat di sebuah sepeda motor dan diseret mengeliling kampung oleh warga tindakan yang menunjukkan unsur main hakim sendiri.

BACA JUGA

Komisi III DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Ini Penjelasan Pakar Hukum

DKI Evaluasi Metode Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Usai Kritik MUI

Menurut keterangan warga, pria tersebut dicurigai sebagai pelaku pemerkosaan terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas. Namun hingga saat ini identitas lengkap korban maupun terduga pelaku belum dirilis secara resmi oleh aparat proses penyelidikan masih berlangsung.

Pihak kepolisian telah diterjunkan ke lokasi dan situasi kini disebut sudah aman dan kondusif.

Penting untuk ditegaskan kembali: pria tersebut berstatus “terduga” dakwaan belum terbukti di pengadilan. Terlepas dari kemarahan warga, tindakan persekusi dan main hakim sendiri melanggar hukum dan dapat menimbulkan ketidakadilan.

Tags: diarakdiikatDisabilitasMetapos.idpersekusiSulawesi Selatan
Previous Post

“DPR Desak Raja Juli Antoni Mundur — DPR Sebut Tak Paham Tata Kelola Hutan”

Next Post

Ekonom Nilai Program MBG Dorong Perputaran Ekonomi Daerah dan Menahan Gejolak Harga Pangan

Related Posts

Komisi III DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Ini Penjelasan Pakar Hukum
Nasional

Komisi III DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Ini Penjelasan Pakar Hukum

20 April 2026
DKI Evaluasi Metode Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Usai Kritik MUI
Nasional

DKI Evaluasi Metode Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Usai Kritik MUI

20 April 2026
Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi
Nasional

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi

18 April 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Nasional

Survei: Mayoritas Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis

17 April 2026
Basarnas: 8 Korban Helikopter PK-CFX Meninggal Dunia
Nasional

Basarnas: 8 Korban Helikopter PK-CFX Meninggal Dunia

17 April 2026
Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal, Simak Jadwal dan Nominalnya
Nasional

Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal, Simak Jadwal dan Nominalnya

17 April 2026
Next Post
Pemerintah Ambil Langkah Cepat Cegah Insiden Keamanan Pangan Terulang di Program MBG

Ekonom Nilai Program MBG Dorong Perputaran Ekonomi Daerah dan Menahan Gejolak Harga Pangan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini