Monday, September 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bareskrim: Nitrous Oxide dalam Whip Pink Belum Masuk Kategori Narkotika

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
4 June 2026
in Nasional
Bareskrim: Nitrous Oxide dalam Whip Pink Belum Masuk Kategori Narkotika

Metapos.id, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyatakan bahwa nitrous oxide yang beredar dengan nama Whip Pink hingga kini belum termasuk golongan narkotika maupun psikotropika. Karena itu, aparat belum memiliki dasar hukum untuk menjerat pengguna produk tersebut dengan ketentuan pidana narkotika.

Kanit Subdit III Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, AKBP Al Rasyidin Fajri, mengatakan penyidik tetap memeriksa sejumlah pihak yang diduga terkait penggunaan Whip Pink. Salah satunya adalah selebgram berinisial APG yang dimintai keterangan sebagai saksi.

BACA JUGA

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?

Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?

Menurut Fajri, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dampak penggunaan nitrous oxide yang belakangan kerap disalahgunakan demi mendapatkan sensasi euforia atau kondisi yang dikenal sebagai “fly”. Penyidik juga menelusuri pola penggunaan zat tersebut di masyarakat.

Namun, penyelidikan tidak berfokus pada upaya mencari pelanggaran pidana dari para pengguna. Sebaliknya, penyidik mengumpulkan fakta dan informasi mengenai risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan nitrous oxide.

Selain itu, hasil pemeriksaan para saksi dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi terkait dalam mengevaluasi potensi bahaya nitrous oxide. Temuan tersebut juga bisa mendukung kajian mengenai kemungkinan perubahan status hukum zat tersebut di masa mendatang.

Meski demikian, Fajri menegaskan bahwa kewenangan menetapkan suatu zat sebagai narkotika bukan berada di tangan penyidik. Tugas penyidik hanya mengumpulkan fakta dan bukti dalam proses penegakan hukum.

Dalam pemeriksaannya, APG mengaku menggunakan Whip Pink sejak September 2025 hingga Januari 2026. Selama periode itu, ia mengaku membeli produk tersebut sebanyak 15 kali dan merasakan efek euforia setelah mengonsumsinya.

Walaupun telah diperiksa, APG hingga saat ini masih berstatus saksi. Bareskrim juga belum menemukan unsur pidana yang dapat dikenakan kepada para pengguna yang telah dimintai keterangan.

Kasus ini mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan APG bersama seorang saksi lain berinisial ZNM diduga menghirup Whip Pink. Sejak itu, Bareskrim terus mengembangkan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan nitrous oxide.

Tags: apgBareskrim Polrikasus Whip PinkMetapos.idNitrous Oxidenitrous oxide bukan narkotikapengguna Whip Pinkpenyalahgunaan nitrous oxidewhip pinkWhip Pink 2026
Previous Post

Dugaan Korupsi Rp600 Miliar KoinWorks, Kejati Tetapkan Ko Xiong sebagai Tersangka

Next Post

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Imigrasi

Related Posts

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?
Nasional

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?

7 September 2026
Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?
Nasional

Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?

7 September 2026
Polri Perkuat Kesiagaan, 299 Personel Hadapi Erupsi Anak Krakatau
Nasional

Polri Perkuat Kesiagaan, 299 Personel Hadapi Erupsi Anak Krakatau

7 September 2026
Empat Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Nasional

Empat Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

7 September 2026
Mendagri Persilakan WFH bagi ASN di Wilayah Terdampak
Nasional

Mendagri Persilakan WFH bagi ASN di Wilayah Terdampak

7 September 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak
Nasional

Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak

6 September 2026
Next Post
KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Imigrasi

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Imigrasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini