Sunday, May 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Stok Kedelai Aman, Tapi Harga Masih Tinggi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
31 October 2022
in Ekbis
Stok Kedelai Aman, Tapi Harga Masih Tinggi

JAKARTA,Metapos.id – Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) mengungkap bahwa pasokan kedelai untuk pengrajin tahu dan tempe dalam kondisi aman. Bahkan masih cukup hingga akhir tahun. Namun, yang menjadi masalah adalah harganya yang terbilang masih tinggi.
 
“Stok kedelai aman sampai akhir tahun. Jadi kalau hanya bilang tinggal 7 hari itu keliru,” ujar Ketua Umum Gakoptindo Aip Syarifuddin, Senin, 31 Oktober.
 
Saat ini, kata Aip, perajin tahu dan tempe sedang mengalami kesulitan akibat naiknya harga kedelai. Ia menyebut, harga kedelai Rp8.500 per kilogram (kg) pada Desember 2021 lalu dan saat ini telah menjadi Rp14.000 per kg.
 
“Kami ini sedang kesulitan akibat harga kedelai naik terus. Kenaikannya lebih 60 persen, kenaikan tempe tahu kan nggak mungkin 60 persen,” ucapnya.

Tambah Subsidi

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyarankan agar nilai subsidi kedelai ditambah dari sebelumya Rp1.000 menjadi Rp2.000 per kilogram (kg). Penambahan nilai subsidi didasari adanya lonjakan harga kedelai di Tanah Air.
 
Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan juga turut mengajak pemerintah daerah membantu memberikan subsidi untuk komoditas pangan impor ini yang harganya sudah mencapai Rp13.000 per kg.
 
Lebih lanjut, Zulhas meminta pemerintah daerah mengoptimalkan 2 persen dana transfer umum dan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan dampak inflasi yang salah satunya dapat digunakan untuk subsidi harga pangan. Sehingga harga pangan di masyarakat tetap terjangkau.

“Ini saya kira kalau harga sudah terlalu tinggi begini, nanti pemerintah pusat sekarang (mensubsidi) 1.000, pemerintah daerah bisa Rp1.000 jadi Rp2.000. Jadi (harga kedelai) bisa Rp11.000-an. Kalau bisa (nilai subsidinya) naik lagi, ya nanti kita coba lihat apakah pemerintah pusat bisa (mensubsidi) Rp2.000, daerah nanti berapa,” katanya kepada wartawan, Minggu, 30 Oktober.
 
Kata Zulhas, penambahan nilai subsidi ini diperlukan seiring dengan pelemahan nilai mata uang rupiah. Karena, pelemahan rupiah akan berdampak pada harga kedelai. Mengingat bahwa komoditas ini 99 persen merupakan produk impor.
 
“Kalau (disubsidi) Rp1.000 memang sudah enggak nendang ya,” tuturnya.

Tags: KedelaiMendagMetapos.idZulhas
Previous Post

Percepat Penetrasi Digital Banking, Buka Rekening Online BSI Bisa Lewat Aplikasi Grab

Next Post

Laba Bersih WOM Finance Meningkat 62%
Per September 2022

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Laba Bersih WOM Finance Meningkat 62%Per September 2022

Laba Bersih WOM Finance Meningkat 62%
Per September 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini