Sunday, November 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sri Mulyani Girang karena Pemda Kini Makin Getol Belanja Modal di APBD

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
21 December 2022
in Ekbis
Ini Strategi Sri Mulyani Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga Global

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah (pemda) yang kini semakin memacu belanja dalam APBD.

Menurut dia, hal tersebut cukup penting dalam mengakselerasi perekonomian di daerah.

BACA JUGA

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

“Kita tahu bahwa sepertiga dari belanja APBN itu ditransfer kepada daerah dan ini sangat penting dalam mendukung ekonomi,” ujarnya dalam seminar Outlook Perekonomian Indonesia 2023 pada Rabu, 21 Desember.

Dalam catatan Menkeu, jelang tutup tahun anggaran 2022 pemda terus memacu sejumlah belanja penting, utamanya yang berdampak signifikan terhadap upaya menjaga daya beli masyarakat.

“Sampai dengan November kemarin saya lihat belanja modal pemda itu sudah lebih tinggi dibandingkan dengan belanja barang, itu bagus,” tuturnya.

Adapun untuk belanja sosial tercatat cukup rendah karena sebagian besar alokasi dana bansos sudah ditangani langsung oleh pemerintah pusat.

“Ini sudah di-take over oleh pusat yang kemarin buat subsidi, kompensasi, dan bansos yang jumlahnya lebih dari Rp500 triliun,” tegas dia.

Sampai dengan 14 Desember 2022 penyaluran transfer ke daerah (TKD) mengalami pertumbuhan 1,9 persen year on year menjadi Rp749,7 triliun atau setara 93,2 persen dari pagu yang dianggarkan.

Torehan itu lebih tinggi dari periode yang sama 2021 dengan nilai Rp735,7 triliun atau 92,5 persen dari total dana yang disiapkan.

Adapun belanja modal pemda mengalami pertumbuhan 15,6 persen berupa pengadaan instalasi, belanja alat peraga, belanja pertanian, belanja jalan, jembatan dan jaringan.

Sementara belanja barang dan jasa tumbuh 6,8 persen yang direalisasikan dalam bentuk belanja perjalanan dinas, belanja pemeliharan, dan lain-lain.

“Kita akan terus meningkatkan kualitas belanja yang tidak hanya dari sisi size-nya , tapi bagaimana benar-benar memastikan spending-nya terjaga kepada hal-hal yang bisa memberikan impact ekonomi kuat,” tegas Menkeu Sri Mulyani.

Sebagai informasi, dalam APBN 2022 (sesuai Perpres 98/2022) pemerintah mengalokasikan dana TKD sebesar Rp804,8 triliun.

Jumlah ini sekitar sepertiga dari total belanja negara di tahun yang sama dengan nilai mencapai Rp3.106,4 triliun.

Tags: APBDMenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Bos OJK Minta Pelaku Usaha Tak Terlena Laba Tinggi

Next Post

Airlangga Laporan ke Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Diramal Melambat di 2023

Related Posts

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas
Ekbis

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

6 November 2026
BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi
Ekbis

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

5 November 2026
Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah
Ekbis

Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah

5 November 2026
ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti
Ekbis

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti

4 November 2026
KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026
Ekbis

KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

3 November 2026
Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak
Ekbis

Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak

3 November 2026
Next Post
Airlangga Laporan ke Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Diramal Melambat di 2023

Airlangga Laporan ke Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Diramal Melambat di 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini