Sunday, April 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

RI Bisa Tinggalkan BoP, Muzani Tegaskan Tak Bisa Diputuskan Sepihak

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
4 March 2026
in Nasional
RI Bisa Tinggalkan BoP, Muzani Tegaskan Tak Bisa Diputuskan Sepihak

Metapos.id, Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan bahwa Indonesia berpeluang untuk keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

Hal itu sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang membuka kemungkinan evaluasi terhadap posisi Indonesia di lembaga tersebut di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah.

BACA JUGA

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi

Survei: Mayoritas Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Muzani menegaskan, sebagai negara berdaulat, Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk menentukan sikap, termasuk terkait keberlanjutan keanggotaan di BoP. Meski demikian, keputusan strategis tersebut tidak dapat diambil secara sepihak dan harus melalui pembahasan serta persetujuan bersama.

Ia menuturkan, BoP dibentuk dengan mandat utama untuk mendorong perdamaian, mempercepat terwujudnya gencatan senjata, serta mendukung proses kemerdekaan Palestina beserta upaya pembangunan dan pemulihan pascakonflik. Karena itu, jika dalam perkembangannya lembaga tersebut dinilai tidak lagi efektif menjalankan tugasnya, evaluasi terhadap keanggotaan menjadi langkah yang rasional.

Isu ini juga menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan presiden, mantan wakil presiden, dan mantan menteri luar negeri di Istana Merdeka. Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengungkapkan bahwa Presiden menyatakan kesiapan untuk meninjau kembali keikutsertaan Indonesia di BoP setelah terjadinya serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Menurut Hassan, Presiden tidak menutup opsi untuk menarik Indonesia dari BoP apabila lembaga tersebut dianggap gagal menjalankan misinya di tengah eskalasi konflik. Penilaian ulang diperlukan mengingat situasi geopolitik terkini berpotensi menghambat peran BoP dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian.

Konflik di Timur Tengah sendiri semakin memanas setelah Iran menjadi sasaran serangan Israel yang kemudian melibatkan Amerika Serikat. Serangan itu disebut berkaitan dengan kebuntuan negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran di Jenewa.

Iran lantas merespons dengan meluncurkan rudal ke sejumlah fasilitas militer yang berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Situasi tersebut memicu beragam tanggapan di dalam negeri, termasuk dorongan dari sejumlah kalangan agar pemerintah mengambil langkah tegas terkait keberlanjutan keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian.

Tags: Ahmad MuzaniAmerika IsraelberpeluangBOPEvaluasigagalIrankeluarKonflik timur tengahMetapos.idPerdamaian duniaPrabowo
Previous Post

Tak Terbukti Mark-Up, Sidang Beberkan 85% Chromebook Masih Digunakan hingga 2025

Next Post

Tawaran Damai Rp 300 Juta Ditolak, Kasus Bahar bin Smith Berlanjut ke Meja Hijau

Related Posts

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi
Nasional

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Sinyal Positif Stabilitas Energi

18 April 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Nasional

Survei: Mayoritas Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis

17 April 2026
Basarnas: 8 Korban Helikopter PK-CFX Meninggal Dunia
Nasional

Basarnas: 8 Korban Helikopter PK-CFX Meninggal Dunia

17 April 2026
Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal, Simak Jadwal dan Nominalnya
Nasional

Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal, Simak Jadwal dan Nominalnya

17 April 2026
UI Ambil Tindakan, 16 Mahasiswa FH Dinonaktifkan Sementara
Nasional

UI Ambil Tindakan, 16 Mahasiswa FH Dinonaktifkan Sementara

16 April 2026
CPNS 2026 Segera Dibuka, Pemerintah Siapkan 160 Ribu Formasi
Nasional

Jadwal CPNS 2026 Belum Diumumkan, Pendaftaran Diprediksi Agustus

16 April 2026
Next Post
Tawaran Damai Rp 300 Juta Ditolak, Kasus Bahar bin Smith Berlanjut ke Meja Hijau

Tawaran Damai Rp 300 Juta Ditolak, Kasus Bahar bin Smith Berlanjut ke Meja Hijau

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini